CNET telah menguji banyak sekali kamera keamanan rumah selama bertahun-tahun, dan dapat membantu Anda menemukan yang tepat untuk kebutuhan Anda.
Chris Monroe/CNET
Ada ratusan kamera keamanan rumah di pasaran, dengan rentang harga, fungsi, dan kualitas yang sangat bervariasi. Dengan banyaknya pilihan, mudah sekali merasa kewalahan, terutama saat mempertimbangkan sesuatu yang penting seperti keamanan rumah Anda. Setelah bertahun-tahun menguji kamera keamanan rumah di CNET, saya punya beberapa tips jika Anda sedang berburu kamera baru. Berikut beberapa parameter yang perlu dipertimbangkan:
Privasi
Ini hal yang krusial. Anda tentu tidak ingin ada yang mengintip properti Anda atau meretas kamera Anda. Kamera keamanan rumah nirkabel bisa lebih rentan terhadap peretasan karena konektivitasnya ke jaringan Wi-Fi dan akses jarak jauh, terutama jika keamanan router Anda buruk. Kamera keamanan rumah berkabel yang sama sekali tidak menggunakan Wi-Fi umumnya lebih aman. (Baca lebih lanjut tentang kelebihan dan kekurangan sistem berkabel vs. nirkabel di sini.) Seperti yang saya sebutkan di atas, pelanggaran data dan kerentanan keamanan juga bisa berbahaya bagi privasi Anda, jadi penting untuk mempertimbangkan reputasi terbaru suatu perusahaan.
Dalam Ruangan vs. Luar Ruangan
Salah satu hal pertama yang perlu Anda pertimbangkan adalah di mana Anda ingin menempatkan kamera keamanan rumah tersebut. Jika Anda ingin kamera berada di luar, merekam teras atau halaman, Anda mungkin menginginkan kamera luar ruangan yang juga tahan cuaca atau memiliki fitur penglihatan malam.
Sementara banyak kamera dapat digunakan secara bergantian untuk keperluan dalam atau luar ruangan, beberapa kamera dibuat khusus untuk penggunaan dalam ruangan, jadi pastikan Anda membeli kamera yang dapat menangani elemen luar ruangan.
David Anders/CNET
Resolusi Video
Kualitas video harus menjadi pertimbangan utama saat membeli kamera keamanan rumah. Secara sederhana, kamera Anda tidak akan efektif jika rekaman yang dihasilkan buram dan tidak terbaca.
Semakin tinggi resolusi, semakin baik kualitas videonya. Kebanyakan kamera keamanan rumah di pasaran saat ini memiliki resolusi 1.080p, tetapi ada juga yang 2K (seperti Arlo Pro 4) atau resolusi 1.536×1.536 piksel (seperti Arlo Video Doorbell), dan semakin banyak yang telah mengadopsi 4K. Ingat saja, semakin tinggi kualitas video, semakin banyak bandwidth yang digunakan dan semakin besar kemungkinan kamera Anda mengalami jeda atau gangguan.
Sudut Pandang (Field of View)
Sudut pandang (biasanya diberikan secara diagonal) merujuk pada seberapa luas pandangan kamera. Lebih luas umumnya lebih baik karena mencakup lebih banyak ruang dan memudahkan untuk mendeteksi aktivitas. Rata-rata kamera keamanan cenderung berada di kisaran 130 derajat, meskipun beberapa melampauinya. Fitur pan dan tilt membuat sudut pandang menjadi kurang penting karena kameranya dapat bergerak.
Saya rasa sudut pandang yang luas sangat bagus jika Anda ingin memantau beberapa sudut halaman belakang — kurang penting jika Anda hanya ingin mengawasi paket dan tamu yang tepat di depan pintu Anda.
Daya Baterai atau Kabel
Kamera baterai dan nirkabel versus opsi berkabel adalah masalah selera karena kedua jenis memiliki kelebihan dan kekurangan.
Opsi nirkabel biasanya lebih mudah dipasang dan dioperasikan, dan sering menggunakan penyimpanan cloud, sehingga Anda dapat mengakses rekaman dari mana saja. Kamera keamanan nirkabel memiliki catu daya sendiri, jadi bahkan saat internet atau listrik padam, mereka masih dapat merekam dan menyimpan rekaman. Salah satu kelemahan terbesarnya adalah Anda perlu mengganti baterai atau mengisinya ulang secara manual secara berkala, kecuali Anda mendapatkan kamera keamanan rumah bertenaga surya.
Kamera berkabel terhubung langsung ke koneksi yang stabil, jadi tidak perlu diisi ulang dan sering kali dapat menampilkan resolusi video berkualitas tinggi. Mereka cenderung lebih andal, aman, dan konsisten dalam kualitas video tanpa memerlukan biaya penyimpanan cloud bulanan. Namun, tidak semua pemilik akan merasa nyaman memasang kabel untuk kamera tanpa bantuan profesional, dan mereka bukan pilihan yang bagus untuk penyewa dan orang yang tinggal di apartemen.
Beberapa kamera keamanan rumah berkabel (seperti Google Nest Cam Indoor) biasanya memiliki kualitas video dan audio yang lebih baik.
Molly Price/CNET
Penyimpanan Lokal vs. Cloud
Tidak semua penyimpanan video itu sama. Anda memiliki dua opsi utama dan memilihnya tergantung preferensi pribadi. Ada penyimpanan cloud, yang mengirimkan rekaman video Anda ke server jarak jauh untuk disimpan, dan penyimpanan lokal, yang bergantung pada aksesori terpisah atau perangkat keras, biasanya kartu microSD, untuk menyimpan rekaman yang Anda inginkan. Biasanya, penyimpanan cloud memerlukan biaya bulanan sekitar $5 hingga $10.
Kualitas dan Jangkauan Wi-Fi
Saat Anda memasang kamera keamanan rumah nirkabel, ingatlah bahwa kamera rumah pintar yang Anda beli (dan sistem keamanan Anda secara keseluruhan) hanya akan sebaik kualitas koneksi Wi-Fi Anda di lokasi yang Anda rencanakan untuk pemasangannya. Jadi, periksa kecepatan Wi-Fi Anda sebelum mengebor dinding atau merusak bingkai pintu, bata, atau siding rumah Anda untuk kamera keamanan. Jika koneksinya tidak stabil pada kamera keamanan nirkabel Anda, Anda akan melihat jeda yang signifikan, pixelasi pada umpan langsung, dan penundaan Wi-Fi lainnya. Hal-hal ini membuat kualitas video buruk dan kamera keamanan rumah sulit digunakan.
Dengan koneksi Wi-Fi yang baik, Anda seharusnya dapat menggunakan kamera keamanan rumah dalam ruangan atau kamera keamanan rumah luar ruangan Anda tanpa masalah sistem kamera yang besar dan mendapatkan rekaman yang jelas setiap kali. Masih ada pertanyaan? Lihatlah panduan membeli kamera keamanan rumah saya dan FAQ di bawah ini.