Pemulihan Lahan Pascabencana, Mentan Amran Pastikan Petani Sumatera Terima Upah

loading…

Mentan, Andi Amran Sulaiman menegaskan, Pemerintah menerapkan pendekatan padat karya sebagai strategi utama rehabilitasi sektor pertanian pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Foto/Dok

JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menekankan, Pemerintah pakai strategi padat karya untuk rehabilitasi pertanian pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Dengan cara ini, para petani dan pemilik lahan tetap dapat penghasilan selama masa pemulihan lahan.

Amran menjelaskan, sawah yang rusak akan diperbaiki oleh pemiliknya sendiri, tapi semua biaya rehab ditanggung pemerintah. Bantuan ini termasuk benih gratis, pengolahan tanah, sampai perbaikan irigasi.

“Sawah yang rusak diperbaiki sendiri sama pemiliknya, tapi biayanya dari pemerintah pusat. Jadi petani dapat pendapatan, sementara benihnya gratis, pengolahan tanah, perbaikan irigasi semuanya dibantu pusat. Ini perintah langsung dari Bapak Presiden,” jelasnya, seperti dikutip Sabtu (17/1/2026).

Baca Juga: Hampir 100.000 Hektare Sawah Rusak Imbas Banjir Sumatera, Dana Rehabilitasi Disiapkan Rp148,53 M

Mentan Amran bilang, konsep padat karya ini memastikan semua pemilik sawah terlibat aktif dalam rehabilitasi. Mereka kerja di lahan sendiri dan dapat penghasilan harian yang cukup buat kebutuhan keluarga.

MEMBACA  Pengakuan Anak Beckham Usai Dikritik karena Performa Buruk di Laga Indonesia vs Arab Saudi

Tinggalkan komentar