Jakarta (ANTARA) – Indonesia telah memulihkan akses ke semua kabupaten dan kota yang sebelumnya terputus akibat banjir dan tanah longsor di tiga provinsi di Sumatera, kata Menteri Pekerjaan Umum pada Jumat. Pemerintah kini beralih fokus untuk membangun kembali infrastruktur lokal yang rusak parah.
“Mulai hari ini, bisa saya katakan tidak ada lagi kabupaten atau kota yang terisolasi,” ujar Menteri PU Dody Hanggodo kepada wartawan dalam taklimat penanggulangan bencana di Jakarta.
Dia menyebutkan semua jalan dan jembatan nasional yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat kini sudah beroperasi, sehingga memungkinkan pergerakan masyarakat, logistik, dan bantuan darurat.
Catatan resmi menunjukkan sebanyak 99 ruas jalan nasional dan 33 jembatan nasional awalnya terputus. Semua telah dibuka kembali, meski beberapa masih berupa struktur sementara dan belum diperbaiki secara permanen.
Tantangan besar masih terjadi di tingkat lokal, terutama di kecamatan dan desa, di mana kerusakan lebih luas dan akses masih terbatas.
“Fokus kami sekarang beralih ke kecamatan dan desa karena hampir 2.000 jalan dan jembatan lokal masih putus,” kata Hanggodo.
Bencana tersebut merusak total 2.710 unit infrastruktur lokal, termasuk sekitar 1.900 ruas jalan lokal dan 753 jembatan lokal.
Menurut kementerian, sejauh ini sekitar 72 persen jalan lokal telah dipulihkan ke kondisi fungsional.
Namun, perbaikan jembatan lokal baru mencapai sekitar 12 persen, yang mencerminkan skala kerusakan di banyak daerah.
Hanggodo mengatakan banyak jembatan yang roboh atau hanyut total, sehingga memerlukan solusi darurat seperti jembatan Bailey sebelum struktur permanen bisa dibangun.
Dengan akses nasional yang sudah pulih, distribusi bantuan kini dapat sepenuhnya dilakukan melalui jalur darat, meski beberapa jalan masih memerlukan penguatan dan perbaikan lebih lanjut.
Banjir dan tanah longsor dahsyat melanda tiga provinsi di Sumatera pada akhir November 2025 setelah hujan lebat berhari-hari memicu luapan sungai dan longsoran.
Menurut data BNPB per 16 Januari 2026, bencana ini menewaskan 1.190 orang, dengan 141 lainnya masih hilang.
Lebih dari 131.500 warga masih mengungsi sementara upaya pemulihan terus berjalan. Pemerintah berupaya memulihkan infrastruktur yang rusak dan mengurangi risiko bencana lanjutan selama musim hujan.
Berita terkait: BNPB targetkan buka jalan utama di Sumut dalam tiga hari
Berita terkait: Indonesia percepat perbaikan untuk sambungkan daerah terdampak banjir di Aceh
Penerjemah: Bayu Saputra, Raka Adji
Editor: Rahmad Nasution
Hak Cipta © ANTARA 2026