Menurut badan pemilihan umum, Presiden Uganda Yoweri Museveni unggul jauh dalam hasil sementara pemilihan presiden Kamis lalu.
Hasil yang diumumkan Jumat pagi menunjukkan Museveni memimpin dengan 76% suara, berdasarkan hasil dari 45% tempat pemungutan suara di seluruh negeri.
Posisinya diikuti oleh pemimpin oposisi Bobi Wine dengan perolehan sekitar 20%.
Rakyat Uganda memberikan suara dalam pemilu nasional yang tegang pada Kamis setelah kampanye yang kerap diwarnai kekerasan, dengan Presiden Museveni yang berusia 81 tahun mengejar masa jabatan ketujuhnya.
Wine, seorang bintang pop yang beralih jadi politisi, menuduh adanya kecurangan “massif” selama pemilu yang digelar dalam kondisi blackout internet. Ia tidak menyertakan bukti dokumentasi, dan pihak berwenang belum menanggapi tuduhannya.
Kamis malam, partai Platform Persatuan Nasional (NUP) Wine menyatakan bahwa militer dan polisi telah mengepung rumahnya di ibu kota Kampala, “yang secara efektif menempatkan dia dan istrinya dalam tahanan rumah.”
“Petugas keamanan telah melompati pagar perimeter secara melawan hukum dan kini mendirikan tenda di dalam kompleksnya,” tulis partai tersebut di X. Pihak berwenang belum memberikan komentar.
Pasca pemilu 2021, di mana ia meraih 35% suara, Wine pernah dikurung di rumahnya selama beberapa hari oleh pasukan keamanan.
Selama pemungutan suara Kamis, banyak TPS di berbagai daerah mengalami penundaan hingga empat jam akibat kotak suara yang terlambat tiba dan mesin biometrik untuk verifikasi identitas pemilih yang tidak berfungsi semestinya.
Sejumlah pihak mengaitkan masalah-masalah ini dengan pemadaman jaringan yang terjadi.