Berhenti mengonsumsi alkohol dapat memberikan sejumlah manfaat bagi kesehatan:
Mengurangi Risiko Kematian: National Highway Traffic Safety Administration menyatakan bahwa 32% dari seluruh kematian akibat kecelakaan lalu lintas di Amerika Serikat melibatkan pengemudi yang mabuk. National Institute on Alcohol Abuse and Alcoholism menambahkan bahwa 178.000 kematian per tahun dapat diatribusikan pada konsumsi alkohol berlebihan.
Memperbaiki Fungsi Hati: Konsumsi alkohol berat dapat menyebabkan berbagai penyakit hati, seperti sirosis (atau pengerutan) hati, hepatitis alkoholik, dan perlemakan hati. Ketika Anda berhenti minum, Anda memberikan kesempatan bagi hati untuk memperbaiki dirinya sendiri.
Penurunan Berat Badan: Jika Anda sedang berusaha menurunkan berat badan, pertimbangkan untuk berhenti minum alkohol, yang tinggi kalori dan kadar gulanya. Saat tubuh melakukan metabolisme terhadap alkohol, proses metabolisme lemak akan terhenti, yang dapat menghentikan penurunan berat badan sepenuhnya.
Meningkatkan Kualitas Tidur: Mengonsumsi alkohol dalam jumlah besar sebelum tidur dapat mengganggu tidur Anda dan menyebabkan kualitas tidur yang buruk.
Mengurangi Risiko Kanker: Alkohol merupakan karsinogen bagi manusia, menurut Departemen Kesehatan dan Layanan Masyarakat AS, yang menyatakan, “Konsumsi minuman beralkohol telah terbukti menyebabkan kanker mulut, faring, laring, dan esofagus.”
Menjaga Kesehatan Jantung: Minum alkohol secara berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Menurut Pedoman Diet AS, direkomendasikan agar wanita mengonsumsi satu sajian atau kurang per hari. Sementara untuk pria, dianjurkan mengkonsumsi dua sajian atau kurang per hari.