StarHub Raih Peringkat ‘A’ Pertama dalam Penilaian Perubahan Iklim CDP

Diakui sebagai Pemimpin Global dalam Transparansi dan Aksi Iklim

Singapore (ANTARA/PRNewswire) – StarHub berhasil meraih peringkat ‘A’ pertamanya dalam Penilaian Perubahan Iklim CDP 2025. Ini merupakan skor iklim tertinggi yang pernah didapat StarHub dan menjadi pencapaian penting dalam perjalanan keberlanjutan mereka.

Peringkat ‘A’ ini menempatkan StarHub segelintir organisasi di dunia yang diakui kepemimpinannya dalam mengelola, mengukur, dan mengkomunikasikan risiko serta peluang terkait iklim.

Bagi StarHub, pengakuan ini mencerminkan kemajuan nyata dalam menyatukan pertimbangan iklim ke seluruh operasi bisnis. Selama setahun terakhir, fokusnya bergeser dari sekadar memenuhi kewajiban pelaporan ke penguatan pengukuran, pengelolaan, dan komunikasi atas risiko iklim, emisi, serta target. Hal ini kini menjadi bagian dari operasi sehari-hari dan perencanaan jangka panjang.

Menjalankan infrastruktur digital dan jaringan yang berskala besar dan selalu aktif memang secara alami mengonsumsi banyak energi bagi operator telekomunikasi. Menanggapi hal ini, StarHub mengambil langkah praktis untuk mengurangi intensitas karbon operasinya, sembari tetap memberikan layanan andal kepada pelanggan. Upaya ini mencakup peningkatan efisiensi energi di seluruh situs jaringan dan pusat data melalui pemantauan canggih, virtualisasi, dan penonaktifan bertahap sistem lama. Mereka juga meningkatkan penggunaan energi terbarukan lewat pembelian listrik ramah lingkungan dan penerapan panel surya di fasilitas mereka. StarHub pun terus mendorong dekarbonisasi armada dan operasi melalui opsi mobilitas yang lebih bersih serta memperkuat manajemen emisi di seluruh rantai pasokannya.

Kontributor kunci peringkat ‘A’ tahun ini adalah pendekatan StarHub yang lebih mendalam dalam pengumpulan data dan keterlibatan rantai nilai. StarHub bekerja sama erat dengan pemasok utama melalui pendekatan berbasis stewardship untuk mendapatkan informasi emisi dari tingkat bawah yang berdasarkan aktivitas. Hal ini memungkinkan penyempurnaan data yang lebih terarah di kategori emisi Scope 3 yang paling material dan memperkuat kualitas laporannya. Upaya-upaya ini didukung oleh peta jalan dekarbonisasi dan keterlibatan pemasok yang praktis, berlandaskan prinsip-prinsip ilmiah, yang memandu ambisi pengurangan emisi StarHub menuju 2030 dan 2050.

MEMBACA  Mengejar Waktu: Percepatan Penanganan Sampah di Tangsel

Berdasarkan fondasi ini, StarHub menunjukkan keselarasan yang lebih erat antara kinerja emisi dan target berbasis ilmiahnya. Ini mencerminkan pendekatan yang lebih matang, yang melampaui sekadar pelaporan angka menjadi manajemen aktif risiko iklim. StarHub terus mengungkapkan kemajuan dan tantangannya secara transparan, merefleksikan realitas mendekarbonisasi operasi digital dan jaringan yang kompleks. Peningkatan dalam pelaporan ini dibangun di atas tindakan nyata yang telah berjalan. Pada 2024, StarHub memperkenalkan Perjanjian Pembelian Tenaga Listrik (PPA) jangka panjang untuk meningkatkan penggunaan energi terbarukan di operasionalnya, mendukung pengurangan jejak karbon jaringannya secara bertahap.

Pencapaian peringkat ‘A’ menjadi tonggak penting dalam perjalanan iklim StarHub. Hal ini mencerminkan disiplin yang lebih kuat, transparansi yang lebih besar, dan komitmen berkelanjutan untuk membuat kemajuan bermakna di industri yang kompleks dan selalu aktif.

Detail lebih lanjut tentang kinerja iklim dan keberlanjutan StarHub dapat ditemukan di Laporan Keberlanjutan 2024 dan Rencana Transisi Iklim mereka. Laporan Keberlanjutan 2025 akan diterbitkan pada April 2026.

Sumber: StarHub

Reporter: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar