Menteri Pertahanan Indonesia Pererat Hubungan dengan Bosnia melalui Kunjungan Masjid

Jakarta (ANTARA) – Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi Masjid Soeharto di Sarajevo dalam kunjungan resmi ke Bosnia dan Herzegovina pada hari Minggu. Kunjungan ini menekankan warisan kemanusiaan Jakarta dan perluasan kerja sama pertahanan.

Dalam pernyataan yang diterima ANTARA di Jakarta pada Selasa, kementerian menyatakan kunjungan tersebut mencerminkan solidaritas historis dan komitmen kemanusiaan Indonesia terhadap Bosnia pasca konflik Balkan tahun 1990-an.

“Masjid ini dibangun atas inisiatif pemerintah Indonesia sebagai dukungan moral dan kemanusiaan bagi rakyat Bosnia selama pemulihan pasca perang,” ujar Kapuspen Kemenhan Brigjen Rico Ricardo Sirait.

Rico mengatakan proyek ini melambangkan kepedulian Indonesia terhadap rekonstruksi Bosnia dan keterlibatan jangka panjangnya di luar saluran diplomatik pada masa pascakonflik.

Masjid ini juga merefleksikan peran Indonesia, khususnya di bawah mantan Presiden Soeharto, dalam diplomasi perdamaian dan solidaritas internasional selama pemulihan Bosnia dari perang, imbuhnya.

Rico menambahkan bahwa Indonesia secara konsisten mendukung penyelesaian konflik di Bosnia dan Herzegovina lewat diplomasi, bantuan kemanusiaan, dan kerjasama multilateral selama tahun 1990-an yang penuh gejolak.

Melalui kunjungan ke masjid itu, Rico menyebut Indonesia bertujuan lebih memperkuat hubungan bilateral dengan Bosnia dan Herzegovina di berbagai dimensi politik, kemanusiaan, dan budaya.

Kedua negara menegaskan kembali komitmen mereka untuk memperdalam kemitraan strategis, melampaui kerja sama pertahanan hingga kontribusi nyata bagi perdamaian dan stabilitas regional, katanya.

Dalam kunjungan itu, Sjafrie juga berupaya memperluas kerja sama militer dengan Bosnia dan Herzegovina sebagai bagian dari agenda diplomasi pertahanan Indonesia yang lebih luas.

Ia bertemu Menteri Pertahanan Bosnia Zukan Helez di markas Kementerian Pertahanan di Sarajevo pada hari Minggu, menurut Kementerian Pertahanan Indonesia.

“Kunjungan bilateral ini bertujuan mempererat hubungan dan menjajaki pengembangan kerja sama pertahanan strategis,” ujar kementerian.

MEMBACA  Patrick Kluivert Akan Menjadi Pelatih Timnas Indonesia Membawa Nuansa Belanda Menuju Piala Dunia 2026

Kedua menteri membahas dinamika strategis regional dan global serta menekankan pentingnya kerja sama pertahanan dalam menjaga perdamaian dan keamanan internasional.

Mereka sepakat bekerja sama di berbagai bidang termasuk pengembangan industri pertahanan, pendidikan militer, alih teknologi, dan dukungan bersama untuk misi kemanusiaan serta perdamaian di bawah mandat PBB.

Kesepakatan ini dituangkan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani kedua pihak dalam pertemuan tersebut, menurut kementerian.

Para pejabat berharap kerja sama ini akan semakin memperkuat hubungan bilateral dan militer antara Indonesia dan Bosnia dan Herzegovina di tahun-tahun mendatang.

Berita terkait: Indonesia dan Bosnia Herzegovina Tandatangani Nota Kesepahaman soal Kerja Sama Pertahanan

Berita terkait: Indonesia Jelajahi Penempatan Tenaga Kerja Terampil di Bosnia dan Herzegovina

Berita terkait: Indonesia dan Bosnia Sepakat Tingkatkan Kerja Sama untuk Kesejahteraan Bersama

Penerjemah: Walda M, Rahmad Nasution
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar