Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa sejumlah proyek hilirisasi senilai US$6 miliar akan memulai pembangunannya dalam beberapa minggu ke depan.
Pada peluncuran proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) di Refinery Unit V Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12 Januari), Prabowo menyatakan proyek-proyek ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk mempercepat industrialisasi dan menambah nilai tambah dari sumber daya alam.
“Dalam beberapa minggu, kami akan memulai proyek-proyek ini. Kami memperkirakan setidaknya enam proyek tahap awal, dengan potensi berkembang menjadi 11 proyek, dengan total nilai sekitar US$6 miliar,” ujar Presiden dalam pidato langsung yang dipantau dari Jakarta.
Menurut Presiden, investasi asing skala besar akan menyusul setelah dimulainya proyek-proyek hilirisasi ini, dan pemerintah akan memfokuskan perhatian pada kesiapan sumber daya manusia serta manajemen proyek untuk menampungnya.
“Kita harus menyiapkan kru, manajemen, dan manajer-manajer muda yang dapat mengelola proyek-proyek tersebut dengan baik,” tegasnya.
Menyadari bahwa proses industrialisasi ideal mungkin membutuhkan waktu puluhan tahun, Prabowo mengatakan Indonesia berupaya mempercepat proses tersebut melalui kebijakan dan dukungan yang terintegrasi.
Sementara itu, Presiden menekankan bahwa hilirisasi semakin penting bagi Indonesia di tengah persaingan global yang semakin ketat, dan penguatan industri nasional akan menjadi langkah penting untuk mengoptimalkan potensi sumber daya alam Indonesia.
“Jika kita kaya, tetapi tidak kuat, kekayaan kita bisa dicuri,” tekannya.
Prabowo menyampaikan optimisme bahwa manajemen yang profesional dan bertanggung jawab akan membantu Indonesia mencapai tujuan hilirisasi.
“Kita harus bekerja keras untuk kebijakan hilirisasi ini, yang memang memerlukan dana. Namun, saya optimis dengan manajemen yang tepat, kita dapat mencapai tujuan dalam hilirisasi,” ucapnya.
Berita terkait: Indonesia akan mulai 34 proyek waste-to-energy, kata Prabowo
Berita terkait: Prabowo gelar rapat kabinet untuk genjot produksi tekstil dan chip
Berita terkait: Prabowo tinjau proyek hilirisasi Danantara senilai US$6 miliar
Penerjemah: Maria Cicilia G, Nabil Ihsan
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026