Pada hari Senin, Apple mengumumkan kesepakatan besar dengan Google — versi AI dari Siri akan ditenagai oleh Google Gemini. Tak lama setelahnya, Google mencapai pencapaian yang hanya sedikit diraih perusahaan teknologi raksasa lainnya.
Tepatnya, perusahaan induk Google, Alphabet, menjadi perusahaan keempat yang berhasil mencapai valuasi pasar saham sebesar $4 triliun, menyusul Nvidia, Apple, dan Microsoft, menurut CNBC.
Ketiga perusahaan lainnya mencapai ambang batas itu kurang dari setahun yang lalu, jadi ini adalah fenomena terkini di pasar saham. Perlu dicatat bahwa Apple dan Microsoft saat ini kembali berada di bawah garis $4 triliun, jadi kehormatan ini bisa saja hilang dari Google kapanpun dan karena alasan apapun.
Jadi, seberapa besarkah empat triliun dolar itu?
Jika $4 triliun itu dikonversi menjadi uang kertas satu dolar dan ditumpuk di atas lapangan sepak bola, tingginya akan mencapai sekitar setengah mil, kurang lebih setara dengan Burj Khalifa di Dubai. Jika uang-uang itu hanya ditumpuk satu per satu, tumpukannya akan mencapai melampaui bulan sebanyak 13 kali lipat.
Berita ini muncul hanya beberapa jam setelah Google mengumumkan kolaborasi jangka panjang dengan Apple yang akan menjadikan model AI Gemini sebagai tulang punggung untuk upaya AI masa depan Apple. Seperti dicatat CNBC, saham Alphabet naik sekitar 1 persen setelah berita ini beredar, sehingga tampaknya ini lebih merupakan situasi “sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit” daripada sesuatu yang monumental yang sendirian membawa Alphabet ke $4 triliun.
Bagaimanapun, dengan dominasi mesin pencarian yang terus berlanjut dan bisnis AI serta perangkat kerasnya yang berkembang, tampaknya Alphabet berada dalam kondisi yang cukup baik.