Balikpapan, Kalimantan Timur (ANTARA) – Pemerintah Indonesia berencana menghentikan impor bahan bakar penerbangan (avtur) mulai tahun 2027 sebagai bagian dari upaya mencapai swasembada energi, kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia pada Senin.
“Insya Allah, kita akan berhenti mengimpor avtur pada 2027. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah hanya akan mengimpor minyak mentah,” ujar Lahadalia dalam peresmian proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
Dia menyatakan kebijakan ini merupakan langkah lebih lanjut menuju kemandirian energi nasional dengan mengurangi ketergantungan terhadap produk bahan bakar impor.
Pemerintah juga berencana menghentikan impor solar CN48 mulai tahun ini, kata Lahadalia. Dia menambahkan, Pertamina telah diperintahkan untuk membangun fasilitas guna menghentikan impor solar CN51 pada semester kedua 2026.
Lahadalia mengakui kebijakan stop impor ini mungkin memicu kritik, termasuk klaim daring yang menyatakan hal itu dapat berdampak negatif bagi perusahaan yang bergerak di bidang impor bahan bakar.
Menteri menyampaikan pernyataan tersebut dalam peresmian proyek RDMP yang telah merevitalisasi dan memperbesar Kapasitas Kilang Unit V Balikpapan menjadi fasilitas produksi minyak terbesar di Indonesia. Proyek ini diresmikan secara langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Dengan investasi sekitar US$7,4 miliar, proyek pengembangan kilang besar pertama dalam 32 tahun ini meningkatkan kapasitas pengolahan harian dari 260.000 menjadi 360.000 barel bahan bakar rendah belerang, sesuai standar emisi Euro 5 Uni Eropa.
Proyek ini juga meningkatkan Nelson Complexity Index kilang dari 3,7 menjadi 8 serta menaikkan hasil produk bernilai tinggi dari 75,3 persen menjadi 91,8 persen.
“Dengan beroperasinya kilang RDMP Balikpapan, Indonesia diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar dan LPG sambil memproduksi produk lebih ramah lingkungan yang memenuhi standar Euro 5,” kata Lahadalia.
Berita terkait: Prabowo meresmikan kilang minyak terbesar Indonesia di Balikpapan
Berita terkait: Ketua UNGA mengatakan transisi energi terbarukan tak terbendung di seluruh dunia
Penerjemah: Putu Indah, Tegar Nurfitra
Editor: Primayanti
Hak Cipta © ANTARA 2026