Satu Tewas dan 300 Bangunan Hancur dalam Kebakaran Hutan Australia

Reuters

Satu orang meninggal dunia dan 300 rumah serta bangunan telah hancur dalam kebakaran hutan yang melanda kawasan tenggara Australia.

Kobaran api telah berkecamuk di puluhan lokasi di seluruh negeri selama beberapa hari, terutama di negara bagian Victoria, namun juga di New South Wales, membakar lahan hampir dua kali lipat luas wilayah Greater London.

Keadaan darurat telah ditetapkan di Victoria saat ribuan petugas pemadam kebakaran dan lebih dari 70 pesawat berjuang melawan si jago merah. Warga di lebih dari selusin komunitas telah disarankan untuk mengungsi.

Otoritas khawatir kobaran api, yang dipicu kondisi sangat panas, kering, dan berangin, dapat berlangsung selama beberapa pekan.

AAP/Michael Currie via REUTERS
Sebuah hutan terbakar di Longwood, Victoria, Australia pada 9 Januari.

Perdana Menteri Victoria, Jacinta Allan, menyatakan 30 titik api aktif membakar di seluruh negara bagian, sepuluh di antaranya sangat mengkhawatirkan.

Dia mengatakan 350.000 hektar telah hangus di seluruh negara bagian per pukul 08:00 waktu setempat pada Minggu (23:00 GMT Sabtu).

"Kita akan menyaksikan api terus berkobar untuk beberapa waktu ke depan di seluruh negara bagian dan itulah mengapa kita masih jauh dari melewati titik terburuk ini," ujarnya kepada media Australia.

"Ada kebakaran yang masih berlangsung saat ini yang mengancam rumah dan properti."

Jasad manusia ditemukan di desa Gobur, dekat kota Longwood, sekitar 110 km di utara ibu kota negara bagian Melbourne, menurut polisi. Korban belum teridentifikasi.

Allan memuji para petugas darurat yang bekerja untuk mengambil jenazah tersebut. "Ini adalah pekerjaan yang sulit dan menghadapkan pada kenyataan pahit, serta memberatkan beban mental."

"Komunitas Gobur sedang berduka," kata Allan.

MEMBACA  Misi penyelamatan PBB, baku tembak dan pilot helikopter terluka

Asap kebakaran hutan memengaruhi kualitas udara di banyak wilayah di Victoria, termasuk metropolitan Melbourne.

Otoritas menyatakan kebakaran ini merupakan yang terparah sejak bencana 2019-2020 yang menghanguskan area seluas Turki dan menewaskan 33 orang.

Reuters
Petugas pemadam kebakaran Tyrone Rice mengatakan kehilangan rumahnya sendiri dalam kebakaran di Harcourt terasa "seperti tendangan di perut".

Salah satu tempat yang paling parah terdampak adalah kota kecil Harcourt di dataran tinggi tengah Victoria, di mana petugas pemadam Tyrone Rice kehilangan rumahnya. Ia sedang memadamkan api di lokasi lain ketika mengetahui rumahnya sendiri terbakar.

Dia berkata kepada media Australia, rasanya "seperti ditendang di ulu hati, tapi saya bukan orang pertama yang mengalaminya, dan bukan yang terakhir."

Kehancuran di Harcourt "mengiris hati," ujar Kapten pemadam setempat, Andrew Wilson.

Seorang reporter 9 News Australia, Jack Ward, kepada BBC World Service mengatakan ia telah mengunjungi lokasi kerusakan di beberapa kota. Yang ia saksikan "sangat katastrofik," dan di banyak tempat, "yang tersisa dari rumah-rumah hanyalah atap seng yang tergeletak di tanah."

Tinggalkan komentar