Jakarta (ANTARA) – Badan logistik negara Indonesia (Bulog) akan menambahkan 50.000 ton beras ke Aceh untuk mengamankan persediaan pangan. Hal ini menyusul banjir dan tanah longsor baru-baru ini, serta menyambut Ramadan dan Idul Fitri 2026.
Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan Aceh saat ini memegang cadangan beras pemerintah sebanyak 64.889 ton. Pasokan tambahan ini akan meningkatkan total stok menjadi lebih dari 100.000 ton. Tujuannya untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga selama masa pemulihan bencana.
“Kami akan mendorong tambahan 50.000 ton agar posisi stok benar-benar aman di atas 100.000 ton,” ujar Rizal dalam jumpa pers di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta pada Jumat.
Dia menjelaskan langkah ini bertujuan menjaga ketersediaan beras, menstabilkan harga, dan memastikan akses yang adil ke makanan pokok. Masyarakat sedang memulihkan diri dari banjir dan tanah longsor sambil memasuki bulan puasa.
Selain beras, Bulog juga telah menyiapkan 307.220 liter minyak goreng sebagai stok siaga. Stok ini untuk mendukung kebutuhan dasar di seluruh provinsi, kata Rizal.
Pada fase tanggap darurat, Bulog telah membagikan 12.561 ton cadangan beras pemerintah ke masyarakat terdampak. Pemerintah daerah juga melepaskan 154 ton beras sebagai bagian dari logistik darurat daerah.
Rizal menambahkan, Bulog telah mengirimkan tambahan 5.000 ton beras atas permintaan Gubernur Aceh Muzakir Manaf. Pasokan ini didistribusikan ke kabupaten dan kota di seluruh provinsi.
Secara terpisah, Bulog mengirimkan 8.922 ton bantuan beras ke Aceh sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto. Bantuan disertai 1.784 liter minyak goreng untuk memperkuat ketahanan pangan rumah tangga.
Penyaluran bantuan awalnya difokuskan di Takengon dan Bener Meriah, yang sempat terisolasi akibat bencana. Selanjutnya diperluas ke Aceh Tamiang dan daerah terdampak lainnya.
Di luar bantuan pangan, Bulog juga memberikan dukungan tunai dan pakaian, ungkap Rizal. Hal ini menegaskan komitmen badan tersebut untuk memaksimalkan dukungan logistik bagi masyarakat terdampak bencana.
Berita terkait: Bulog pastikan stok beras aman untuk bantuan bencana di Sumatra
Berita terkait: Bulog targetkan 720.000 ton bantuan beras untuk 18 juta keluarga pada 2026
Penerjemah: Muhammad Harianto, Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor: Primayanti
Hak Cipta © ANTARA 2026