3 Raja Dividen Terlupakan, Dibangun untuk Penghasilan Andal di 2026

Tahun baru biasanya bawa tujuan investasi yang segar. Bagi banyak investor pencari pendapatan, ini artinya harus lebih teliti, kurang fokus ke hasil besar yang menarik perhatian, dan lebih perhatian ke apa yang sebenarnya mereka miliki. Dari sudut pandang itu, saya menemukan daftar ini. Daripada ikut tren dan hype, saya lihat para Dividend Kings, perusahaan yang sudah naikkan dividen mereka selama minimal lima dekade, melewati resesi, perubahan suku bunga, dan perubahan kondisi pasar. Rekor seperti itu tidak terjadi secara kebetulan. Itu biasanya cerminkan permintaan yang stabil, manajemen yang disiplin, dan model bisnis yang dibangun untuk bertahan lama.

Dengan pemikiran itu, saya tanya hal sederhana: mana dari Dividend Kings ini yang masih diperdagangkan di harga yang masuk akal untuk hari ini?

Menggunakan Barchart’s Stock Screener, saya pilih filter berikut untuk dapatkan daftar saya:

**Price/Earnings Forward:** Ini tunjukkan apakah saham undervalue berdasarkan perkiraan pendapatannya dibanding harga pasar sekarang. Rasio P/E adalah metrik penilaian populer untuk analisa apakah saham bagus untuk dibeli saat ini. Forward P/E yang lebih rendah dari rata-rata sektornya mengindikasikan saham itu undervalue.

**Number of Analysts:** 12 atau lebih. Semakin banyak analis, semakin kuat konsensusnya.

**Current Analyst Rating:** 3.5 – 5. Saham dengan peringkat “Moderate” sampai “Strong Buy”.

**Overall Buy/Sell/Hold Signal:** Buy.

**Dividend Investing Ideas:** Dividend Kings.

Saya jalankan penyaringan, dan hasilnya ada 8 saham. Saya urutkan hasilnya dari forward price-to-earnings terendah ke tertinggi.

Mari mulai dengan Dividend King pertama:

**Becton Dickinson And Company** adalah pemimpin teknologi medis global yang memproduksi dan suplai produk-produk medis, laboratorium, dan diagnostik. Pencapaian terbaru dalam program pencegahan hernia **Phasix™ Mesh** mereka soroti inovasi berkelanjutan dan ekspansi pasar global.

MEMBACA  George Conway Akan Maju sebagai Calon Demokrat untuk Kursi Manhattan Nadler

Dalam laporan keuangan kuartal terbarunya, penjualan naik sekitar 8% dibanding tahun sebelumnya menjadi $5.9 miliar, sementara pendapatan bersih naik 23% menjadi $493 juta. Becton, Dickinson & Company juga bayar **dividen tahunan forward** sebesar $4.20, yang artinya yield sekitar 2%. Saham ini punya forward P/E sekitar 14, di bawah rata-rata sektor 27.10, yang menunjukkan saham ini undervalue.

Story Continues

Sementara itu, konsensus dari 12 analis Wall Street beri peringkat saham ini “Moderate Buy”. **Overall Average Opinion** dari Barchart juga beri sinyal beli, yang menyarankan saham ini dalam tren naik yang kuat menurut indikator teknis.

Dividend King kedua adalah **Federal Realty Investment Trust**, pemimpin di industri real estat yang memiliki dan inovasi properti ritel dan komersial berkualitas tinggi. Perusahaan ini aktif kumpulkan modal lewat penjualan aset strategis untuk danai peluang pertumbuhan lebih tinggi dan dukung penciptaan nilai jangka panjang.

Dalam laporan keuangan kuartal terkininya, Federal Realty laporkan penjualan tumbuh 6.1% dibanding tahun sebelumnya menjadi $322 juta sementara pendapatan bersih relatif datar di $61 juta.

Perusahaan ini juga bayar **dividen tahunan forward** sebesar $4.52, yang artinya yield sekitar 4.5%, yang tertinggi di daftar ini. Sementara itu, saham ini diperdagangkan di forward P/E 13.6, di bawah rata-rata sektor 18.44, menjadikannya kesempatan bagus.

Akhirnya, konsensus dari 19 analis beri peringkat saham ini “Moderate Buy”, yang juga sejalan dengan sinyal “Buy” dari **Barchart Opinion**.

Terakhir tapi tidak kalah penting adalah **Nucor Corp**, salah satu produsen baja terbesar dan perusahaan baja berkelanjutan secara global. Mereka juga dikenal untuk layanan lain, seperti gas industri, dan berada di posisi baik untuk manfaatkan permintaan baja jangka panjang dan investasi infrastruktur.

MEMBACA  Partai ekstrem kanan Austria bertekad untuk memenangkan pemilihan saat persaingan ketat berakhir.

Dalam laporan keuangan kuartalnya, perusahaan ini laporkan penjualan naik 14% dibanding tahun sebelumnya menjadi $8.5 miliar, sementara pendapatan bersih tumbuh 143% menjadi $607 juta.

Nucor juga bayar **dividen tahunan forward** sebesar $2.24, yang artinya yield sekitar 1.3%. Saham ini juga diperdagangkan di 14x earnings, di bawah rata-rata industri 24x.

Konsensus dari 14 analis beri peringkat saham ini “Strong Buy,” yang bertepatan dengan sinyal “Buy” dari **Barchart Opinion**, menjadikannya yang paling tinggi peringkatnya di daftar ini. Secara keseluruhan, valuasi murah, peringkat positif dari Wall Street dan Barchart Opinion, dan hasil dividen yang cukup, membuat kasus untuk beli saham Nucor sangat menarik.

Jadi, itulah tiga Dividend Kings yang undervalue, diperdagangkan di valuasi menarik berdasarkan forward price-to-earnings. Didukung oleh bisnis yang terbukti tangguh dan rekam jejak dividen panjang, saham-saham ini tawarkan margin pengaman yang solid di harga hari ini, bersama dengan pendapatan yang bisa diandalkan dan potensi bonus untuk kenaikan. Kualitas-kualitas ini buat mereka jadi tambahan yang bagus untuk portofolio investor yang fokus pada pendapatan.

Pada tanggal publikasi, Rick Orford tidak memiliki (baik langsung maupun tidak langsung) posisi di efek apa pun yang disebut dalam artikel ini. Semua informasi dan data dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasi. Artikel ini awalnya diterbitkan di Barchart.com