BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca untuk Kurangi Hujan Lebat di Kalimantan Selatan

Banjarmasin, Kalsel (ANTARA) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah melakukan operasi modifikasi cuaca (WMO) di Kalimantan Selatan untuk mengurangi curah hujan tinggi dan meminimalisir banjir yang terus melanda sejumlah kabupaten dan kota di provinsi tersebut.

Direktur Dukungan Sumber Daya Penanggulangan Darurat BNPB Agus Riyanto menyatakan Jumat malam bahwa operasi ini diluncurkan setelah pemerintah provinsi menetapkan status siaga darurat, dengan sejumlah kabupaten dan kota, termasuk Kabupaten Balangan, memberlakukan tanggap darurat.

“Karena pemda di Kalimantan Selatan telah menetapkan status siaga dan tanggap darurat, operasi modifikasi cuaca ini dibiayai melalui dana siap pakai,” kata Riyanto.

Dia menjelaskan bahwa operasi ini dilakukan dengan koordinasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta TNI Angkatan Udara.

Menurut Riyanto, operasi akan berlangsung selama lima hari mulai Jumat malam, sesuai instruksi tugas, dan akan dievaluasi dua kali sehari atau disesuaikan berdasarkan kebutuhan operasional.

“Di posko di Lanud Syamsudin Noor Banjarbaru, peta operasi ditindihkan dengan data area terdampak banjir,” ujarnya.

Peta tersebut digunakan untuk menentukan area sasaran di mana curah hujan diharapkan dapat ditekan sementara.

Riyanto menambahkan bahwa tim modifikasi cuaca berangkat dari Bandara Juanda Surabaya, memakan waktu sekitar 1,5 jam untuk mencapai Lanud Syamsudin Noor di Banjarbaru.

“Tim akan segera memulai operasi malam ini. Kami berharap teknologi ini dapat mengurangi curah hujan dan membantu mengurai awan, sehingga air banjir di daerah terdampak di Kalsel cepat surut,” katanya.

Dia juga mengimbau warga untuk mengikuti instruksi dari pihak berwajib, khususnya jika ada perintah evakuasi, dan menghindari informasi yang tidak terverifikasi.

Berita terkait: Banjir landa hampir 11.000 orang di Kabupaten Balangan, Kalsel

MEMBACA  Aksi Buruh di Medan Merdeka Selatan Menolak UMP DKI 2026

Berita terkait: Prabowo perintahkan perluasan modifikasi cuaca untuk tekan risiko bencana

Penerjemah: Tumpal, Kenzu
Editor: Primayanti
Hak Cipta © ANTARA 2026