Konten Pernikahan Dini di Usia 19 Tahun Viral, Ini Peringatan Pemerintah

Jakarta, VIVA – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN akhirnya memberikan tanggapan mengenai video viral dari kreator konten Azkiave yang memutuskan untuk menikah muda di usia 19 tahun dengan suami berusia 29 tahun.

Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN, Budi Setiyono, menyatakan bahwa isu pernikahan dini perlu dibahas dari sudut pandang demografi. Menurutnya, pernikahan tidak bisa hanya dilihat sebagai peristiwa sosial biasa, tetapi juga sebagai faktor yang mempengaruhi struktur penduduk, kesehatan, pendidikan, dan kondisi ekonomi suatu negara.

“Pernikahan di usia muda bisa berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia. Hal ini karena sering terjadi pada usia dimana seseorang belum matang sepenuhnya, baik secara fisik, mental, maupun sosial. Jika praktik seperti ini terus meluas, dampak negatifnya tidak hanya dirasakan oleh individu, tetapi juga oleh masyarakat dan negara dalam jangka panjang,” jelas Budi, seperti dikutip dari ANTARA, Jumat (9/1/2026).

Selama ini, masyarakat Indonesia sering mengaitkan pernikahan muda dengan keputusan individu untuk membangun rumah tangga sebelum mencapai kematangan yang cukup, baik secara biologis, psikologis, maupun sosial.

Namun, Budi menegaskan bahwa pernikahan harus dilihat dari perspektif pembangunan dan demografi. Oleh karena itu, Kemendukbangga/BKKBN menyarankan agar pernikahan sebaiknya tidak dilakukan pada masa remaja.

“Dalam konteks pembangunan, pernikahan remaja seringkali berkaitan dengan pendidikan yang terbatas, kesiapan ekonomi yang minim, dan pemahaman kesehatan reproduksi yang masih kurang. Dari sisi demografi, menikah terlalu dini cenderung meningkatkan risiko masalah kesehatan, sosial, dan ekonomi,” tuturnya.

Budi menambahkan, idealnya pernikahan dilaksanakan ketika calon pengantin, baik pria maupun wanita, telah mencapai kematangan yang cukup dalam berbagai aspek, termasuk fisik, psikologis, sosial, dan ekonomi.

Kesadaran untuk mempersiapkan pernikahan dengan matang perlu menjadi perhatian utama bagi kedua belah pihak sebelum memutuskan untuk hidup bersama dan membangun keluarga.

MEMBACA  Generasi Muda GRIB Jaya Menggelar Tebus Sembako Murah di Festival Ramadan 2025

Isu ini ramai diperbincangkan setelah kreator konten Azkiave membagikan keputusannya menikah di usia 19 tahun. Dalam salah satu kontennya, Azkiave berdiskusi dengan suaminya, Yuka (29), yang juga seorang kreator konten, mengenai langkah yang harus diambil oleh lulusan SMA yang tidak diterima di perguruan tinggi.

Halaman Selanjutnya

Yuka memberikan tanggapan dengan menyarankan agar mereka yang tidak diterima kuliah untuk tetap bersyukur, karena menempuh pendidikan tinggi bukanlah satu-satunya jalan untuk meraih kesuksesan.