Sensor Toilet Pintar Terbaru: Kunci Mengatasi Masalah Dehidrasi

Menjaga hidrasi yang baik memerlukan konsistensi. Memantau kadar cairan tubuh dapat memotivasi Anda untuk minum lebih banyak air, namun hal ini tidaklah mudah. Sebuah sensor toilet baru, yang diperkenalkan di CES 2026, bertujuan untuk mengatasi kesulitan dalam melacak hidrasi Anda.

Sensor toilet pintar dari Vivoo ini dapat digunakan di hampir semua model toilet.

Vivoo

Kami menyaksikannya langsung di arena pameran dan berbincang dengan pendirinya, Miray Tayfun, mengenai aksesori kesehatan pertama di dunia ini. Tentunya karena alasan higienis, pengujian yang dapat kami lakukan terbatas pada melihat dan menyentuh perangkat tersebut.

Baca selengkapnya: Official Best of CES 2026: Awarded by CNET Group

Bagaimana Cara Kerja Vivoo Smart Toilet?

Meski dinamai Vivoo Smart Toilet, ini bukanlah sebuah toilet utuh. Melainkan, ia merupakan sensor yang dipasang dengan tali pada dasar dudukan toilet, dilengkapi aplikasi yang memberi peringatan saat Anda perlu minum lebih banyak. Alat ini dipasang di bagian dalam toilet. Setiap kali Anda buang air kecil, sensor akan menganalisis urin dan memberikan gambaran mengenai tingkat hidrasi Anda dalam hitungan menit. Tayfun menyebutkan bahwa alat ini kompatibel dengan segala jenis toilet.

Selain memantau status hidrasi terkini, algoritmanya juga melacak pola seiring waktu dan memberikan panduan untuk mempertahankan tingkat hidrasi yang optimal secara konsisten.

Sebuah case disertakan untuk menyimpan perangkat ketika tidak digunakan.

Vivoo

Berapa Harga Vivoo Smart Toilet?

Saat ini, sebagai bagian dari penawaran diskon awal, harganya $99, lalu ditambah $2.99 per bulan setelah tiga bulan pertama. Nantinya, harga akan naik menjadi $129, dengan biaya bulanan $5.99.

Untuk temukan gadget inovatif lainnya, simak rangkuman kami tentang teknologi rumah terbaik yang diluncurkan di CES dan 5 tren teknologi kesehatan paling menarik yang kami lihat.

MEMBACA  Saham Sanofi Melonjak Saat Pendapatan Kunci Kuartal 1 Melebihi Ekspektasi; Citi Mengulangi Beli Oleh Investing.com