Nicolas Maduro dan Luigi Mangione Ditahan Bersama Tekashi 6ix9ine di Penjara Brooklyn

Rapper Tekashi 6ix9ine akan masuk ke penjara federal di New York yang sama dengan Presiden Venezuela dan seorang terdakwa pembunuhan.

Seniman berusia 29 tahun ini, nama aslinya Daniel Hernandez, datang ke Metropolitan Detention Center di Brooklyn pada hari Selasa untuk menjalani hukuman penjara terbarunya. Dia tiba dengan mobil van mewah ditemani Adin Ross dan kru kamera yang melakukan siaran langsung.

Penjara ini adalah satu-satunya penjara federal di New York, tetapi kondisinya sangat buruk. Beberapa hakim menyebutnya “neraka di bumi” karena kekerasan dan fasilitas yang jelek.

Saat ini, penjara itu juga menampung Presiden Venezuela Nicolás Maduro beserta istrinya, dan Luigi Mangione yang dituduh menembak mati CEO United Healthcare, Brian Thompson.

Bertahun-tahun, MDC Brooklyn telah menahan banyak tahanan terkenal lainya, seperti R. Kelly, Sean “Diddy” Combs, dan Ghislaine Maxwell, rekan dekat Jeffrey Epstein.

Pengacara Hernandez belum memberi komentar, tetapi sebelumnya mengatakan kliennya ingin menyelesaikan hukumannya agar bisa kembali berkarier di musik.

Tahun lalu, Hernandez mengaku menyerang seorang pria dan memiliki narkoba, yang melanggar masa percobaan bebas bersyaratnya. Dia dihukum tambah 3 bulan penjara pada Desember lalu. Sebelumnya pada 2024, dia juga dapat hukuman 45 hari untuk pelanggaran serupa.

Hernandez menjadi terkenal lewat lagu “Gummo” tahun 2017. Setahun kemudian, dia mengaku terlibat dengan geng Nine Trey Gangsta Bloods. Dia dihukum 2 tahun penjara pada 2019 dan dibebaskan lebih awal saat pandemi COVID-19 tahun 2020.

Hukuman terbaru ini terkait sedikit kokain dan ekstasi yang ditemukan di rumahnya di Miami saat razia polisi. Jaksa juga mengatakan dia memukul seorang pria yang menggodanya di mal Florida karena dia bekerja sama dengan polisi melawan anggota geng.

MEMBACA  Saham Arab Saudi turun di penutupan perdagangan; Tadawul All Share turun 0,60% Menurut