Saham Jollibee Melonjak Usai Rencana Pemecahan Bisnis Global

Saham jaringan makanan cepat saji Jollibee melonjak lebih dari 14% pada hari Selasa, lonjakan terbesarnya sejak tahun 2008. Ini terjadi setelah mereka mengumumkan akan memisahkan bisnis dalam negeri dan luar negeri. Perusahaan juga berharap dapat mencatatkan lengan internasionalnya di AS pada akhir 2027. Saham Jollibee, yang diperdagangkan di Filipina, naik tambahan 7,6% pada hari Rabu.

Dalam pernyataan ke Bursa Efek Filipina, Jollibee mengatakan pemisahan dua unit bisnisnya akan mempertajam fokus strategis masing-masing. Hal ini memungkinkan investor membedakan antara “bisnis Filipina yang stabil dan menghasilkan uang tunai” dengan “operasi internasional yang pertumbuhannya lebih tinggi tetapi lebih berisiko.”

Jollibee mendominasi pasar makanan cepat saji Filipina. Selain ayam goreng andalannya, mereka juga mengoperasikan merek lain seperti rantai barbekyu Mang Inasal dan rantai masakan Cina Chowking, serta waralaba lokal untuk merek asing seperti Burger King.

Namun, rantai makanan Filipina ini kini bercita-cita menjadi pemain global, bersaing dengan perusahaan seperti McDonald’s dan Yum Brands. Jollibee membuka toko internasional pertamanya di Singapura pada 1985, dan toko AS pertamanya pada 1998 di Daly City, California, di mana terdapat populasi besar warga Filipina-Amerika. Sejak itu, mereka berkembang ke 81 toko di lima belas negara bagian AS, termasuk Texas, Florida, Nevada, New York, dan Washington. Mereka juga memiliki toko di Asia, Amerika Utara, Timur Tengah, dan Oseania.

Sejak awal tahun 2000-an, grup Jollibee juga telah mengakuisisi merek asing, seperti Smashburger, Tim Ho Wan, dan Coffee Bean and Tea Leaf.

Meski begitu, lebih dari 75% pendapatan operasional perusahaan diperoleh di pasar Filipina, menurut laporan laba kuartal terbaru perusahaan. Beberapa bisnis global, seperti rantai kopi dan teh Jollibee, serta gerai burger Smashburger, mengalami kesulitan karena persaingan ketat dan profitabilitas rendah.

MEMBACA  Pertimbangkan Investasi di Humana (HUM)?

### Ekspansi Global

Jollibee didirikan pada tahun 1975 oleh pengusaha Filipina Tony Tan Caktiong, di Cubao, Quezon City. Meski awalnya dibuka sebagai kedai es krim, restoran ini dengan cepat menambahkan makanan panas seperti burger dan pasta untuk memenuhi selera pelanggan.

Pada tahun 2024, CEO Jollibee Ernesto Tanmantiong mengatakan kepada Fortune bahwa tujuannya adalah agar perusahaan menjadi salah satu dari lima perusahaan restoran teratas di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar. “Kami bilang kami harus menjadi perusahaan makanan Asia nomor 1 di Asia. Dan ketika kami hampir mencapainya lagi, kami menetapkan visi kami ke dunia.”

Per September, konglomerat ini memiliki 10.304 toko—lebih dari setengahnya beroperasi di luar Filipina. Bagian pendapatannya yang dihasilkan dari luar negeri juga terus meningkat, dari 21% pada 2017 menjadi 43% pada 2025.

Dengan pendapatan tahunan $4,71 miliar, Jollibee saat ini menempati peringkat ke-79 dalam Fortune Southeast Asia 500 2025, naik 7 peringkat dari tahun sebelumnya. Ini adalah perusahaan Filipina peringkat kesembilan tertinggi dalam daftar.

Cerita ini awalnya ditampilkan di Fortune.com