Senin, 5 Januari 2026 – 08:22 WIB
Jakarta, VIVA – Misteri kematian satu keluarga yang ditemukan tewas di sebuah rumah kontrakan di daerah Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, masih belum terungkap.
Baca Juga:
Polisi Periksa 6 Saksi Usut Tewasnya Satu Keluarga di Warakas Jakut
Polisi mengatakan sampai saat ini penyebab meninggalnya tiga korban masih sedang diselidiki lebih dalam. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara, Ajun Komisaris Besar Polisi Onkoseno Grandiarso Sukahar, menyebutkan penyidik belum bisa mengambil kesimpulan karena masih menunggu hasil pemeriksaan medis.
“Untuk penyebabnya masih dianalisis,” ujar Onkoseno, Senin, 5 Januari 2026.
Baca Juga:
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar
Dia menjelaskan, kunci untuk mengungkap kasus ini ada pada hasil pemeriksaan toksikologi dari tim kedokteran forensik yang sampai sekarang belum diterima oleh polisi.
Baca Juga:
Kasus Tewasnya Satu Keluarga di Warakas, Polisi Temukan Luka Melepuh pada Korban
“Iya (masih menunggu hasil toksikologi), itu belum tau kapan keluar dan bisa diungkap,” katanya.
Walau begitu, Onkoseno menekankan pihaknya tetap berkomitmen melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap kejadian ini sampai tuntas.
Sebelumnya diberitakan, terjadi kejadian menggemparkan di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Satu keluarga ditemukan meninggal di dalam rumah mereka, Jumat, 2 Januari 2026.
Dari empat anggota keluarga, tiga orang meninggal, sementara satu orang lainnya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Penemuan tragis ini pertama kali viral di media sosial melalui akun Twitter/X @wongdalang, yang membagikan kronologi awal kejadian.
Petugas polisi langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi korban. “Ditemukan Meninggal Dunia 1 keluarga di Warakas Gg 10 dari 4 org, 3 org MD 1 org dibawa ke RS.. saat dalam penanganan Polsek TG Priok,” begitu dikutip dari akun tersebut.
Ketiga korban tersebut adalah Siti Solihah (50), Afiah Al Adilah Jamaludin (27), dan Adnan Al Abrar Jamaludin (13). Sementara satu anggota keluarga lain, Abdullah Syauqi Jamaludin (22), berhasil selamat dan sampai sekarang masih menjalani perawatan medis.