Perang Rusia-Ukraina: Daftar Peristiwa Penting, Hari ke-1.409

Perkembangan Utama pada Hari ke-1.409 Perang Rusia di Ukraina

Diterbitkan pada 2 Jan 2026

Berikut situasi terkini pada Sabtu, 3 Januari:

Pertempuran

Dua orang tewas, termasuk seorang anak berusia tiga tahun, dan sedikitnya 31 orang luka-luka dalam serangan rudal balistik Rusia terhadap sebuah gedung residensial lima lantai di pusat kota Kharkiv, Ukraina. Demikian ditulis gubernur wilayah Oleh Syniehubov di Telegram.

Kementerian Pertahanan Rusia membantah tanggung jawab atas serangan itu, mengklaim ledakan tersebut disebabkan oleh detonasi amunisi Ukraina dan dimaksudkan sebagai pengalihan dari serangan mematikan sehari sebelumnya di desa Khorly, di bagian wilayah Kherson yang diduduki Rusia.

Korban tewas dari serangan drone terhadap sebuah hotel dan kafe di Khorly meningkat menjadi 28 orang, menurut gubernur wilayah yang ditunjuk Rusia, Vladimir Saldo, kepada kantor berita TASS milik negara Rusia. Saldo juga menyatakan lebih dari 60 orang luka-luka dalam serangan itu. Ukraina menanggapi dengan pernyataan bahwa mereka tidak menargetkan warga sipil.

Wakil Perdana Menteri Ukraina Oleksii Kuleba mengatakan dalam postingan Facebook bahwa otoritas Ukraina memutuskan untuk mengevakuasi lebih dari 3.000 anak, beserta orang tua mereka, dari 44 permukiman garis depan di wilayah Zaporizhia dan Dnipropetrovsk akibat agresi Rusia.

Serangan Ukraina terhadap jaringan listrik di wilayah Zaporizhia yang diduduki Rusia membuat 1.777 rumah tangga kehilangan pasokan listrik, tulis gubernur regional yang ditunjuk Rusia, Yevgeniy Balitsky, di Telegram.

Pasukan Rusia menembak jatuh 64 drone Ukraina pada malam menjelang Jumat, menurut Kementerian Pertahanan Rusia yang dikutip TASS.

Situs pemantau Ukraina, DeepState, melaporkan pasukan Rusia merebut lebih banyak lahan di kawasan Myrnohrad dan Pokrovsk di wilayah Donetsk, serta di Svitle di wilayah Ternopil.

MEMBACA  Perjanjian rapuh tetap berlangsung antara India dan Pakistan setelah beberapa hari pertukaran sengit | Berita Ketegangan India-Pakistan

Angkatan darat Rusia berhasil menguasai lebih dari 5.600 kilometer persegi (2.160 mil persegi), atau hampir 1 persen, wilayah Ukraina pada tahun 2025, menurut analisis data dari Institute for the Study of War (ISW) yang bekerja sama dengan Critical Threats Project.

Menurut kantor berita AFP, lahan yang direbut pasukan Rusia tahun lalu lebih banyak dibandingkan gabungan dua tahun sebelumnya, namun masih lebih sedikit dibandingkan 60.000 km persegi (23.166 mil persegi) yang direbut Rusia pada 2022, tahun pertama invasi skala penuh mereka.

Politik dan Diplomasi

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menunjuk Kepala Intelijen Militer Ukraina, Kyrylo Budanov, sebagai Kepala Staf Presiden pada Jumat lalu, dalam perubahan terbaru di tubuh kepemimpinan Ukraina.

Zelenskyy juga mencalonkan Mykhailo Fedorov, seorang spesialis drone dan digitalisasi yang pernah menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri Pertama dan Menteri Transformasi Digital, sebagai Menteri Pertahanan. Pengangkatan Fedorov, yang harus disetujui parlemen, akan menggantikan Denys Shmyhal, mantan perdana menteri yang ditawari posisi baru dalam pemerintahan.

Presiden Turkiye, Recep Tayyip Erdogan, mengatakan kepada wartawan di Istanbul bahwa ia akan melakukan panggilan telepon dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Senin untuk membahas upaya perdamaian. Turkiye telah menjadi tuan rumah perundingan damai berselang selama perang Rusia di Ukraina.

Erdogan juga menyatakan Menteri Luar Negeri Turkiye Hakan Fidan akan menghadiri pertemuan "koalisi negara-negara yang berkehendak", sebuah kelompok negara pendukung Ukraina, di Paris dalam beberapa hari mendatang.

Tinggalkan komentar