Pemerintah Restrukturisasi Kredit untuk Koperasi Terdampak Bencana di Sumatra

Jakarta (ANTARA) – Menteri Koperasi Ferry Juliantono memastikan pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) telah memberikan kebijakan restrukturisasi pinjaman bagi koperasi terdampak bencana di Sumatra.

Kebijakan ini diterapkan untuk meringankan beban keuangan koperasi sekaligus menjamin kelangsungan usaha mereka dalam fase pemulihan pasca bencana.

"LPDB telah menerapkan langkah restrukturisasi, termasuk masa tenggang dan perpanjangan tenor hingga 60 bulan," ujar Juliantono dalam Rapat Koordinasi Pemulihan Pasca Bencana Sumatra di Jakarta, Jumat, menurut keterangannya.

Dia menjelaskan, banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat telah menimbulkan kerugian signifikan bagi koperasi.

Di Sumatra Utara, kerugian tercatat sebesar Rp37,72 miliar. Selain itu, sembilan koperasi mitra LPDB di Aceh dan Sumatra Utara mengalami kerugian total Rp20,66 miliar.

Dia menjamin kementeriannya bersama LPDB akan terus memantau perkembangan untuk memastikan beban koperasi terdampak dapat berkurang secara efektif.

Lebih lanjut dia menyebut, kementerian bersama Gerakan Koperasi Bantuan Bencana juga telah menyalurkan bantuan sosial senilai Rp1,86 miliar untuk kebutuhan dasar warga, seperti sistem penjernih air dan paket makanan bayi.

Selain restrukturisasi, dia menegaskan Kementerian Koperasi akan mendirikan posko penyaluran bantuan di Aceh Tamiang, Tapanuli Tengah, dan Agam.

Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi untuk menghidupkan kembali usaha koperasi terdampak serta mendukung kebutuhan hunian sementara.

Dalam kesempatan itu, dia menekankan pentingnya pendataan yang akurat agar dukungan pemulihan lebih cepat dan tepat sasaran.

Menteri menambahkan, pihaknya memprioritaskan pembangunan outlet, gudang, dan sarana penunjang bagi Koperasi Desa dan kelompok usaha terdampak, sekaligus memberikan pendampingan usaha serta penguatan kelembagaan.

Berita terkait:

  • Kementerian bersinergi perkuat peran koperasi desa sebagai penggerak ekonomi
  • BNPB: Indonesia punya sumber daya cukup untuk tangani bencana di Sumatra
  • Indonesia luncurkan pusat komando koperasi untuk pemantauan real-time

    Penerjemah: Shofi Ayudiana, Raka Adji
    Editor: M Razi Rahman
    Hak Cipta © ANTARA 2026

MEMBACA  2 Saham Kecerdasan Buatan Teratas untuk Dibeli Sekarang

Tinggalkan komentar