Pemerintah Bentuk Satuan Tugas Pemulihan Air Pasca-Bencana

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin telah membentuk Satgas Kuala untuk percepat pemulihan pasca bencana di Aceh dan Sumatera Utara dengan mengerahkan kapal khusus untuk memulihkan akses air bersih.

Nama “Kuala”, yang merujuk ke muara sungai, mencerminkan misi utama satuan ini: mengeruk sungai-sungai dangkal yang tersumbat endapan dan mengalihkan aliran airnya menjadi suplai air minum bagi korban bencana.

“Satgas ini terdiri dari dua komponen,” ujar Sjamsoeddin dalam pernyataannya pada Jumat. “Pertama akan fokus pada pendalaman muara sungai, sementara yang kedua diarahkan untuk memanfaatkan sumber daya air di daerah terdampak.”

Kementerian mengerahkan kapal-kapal yang dilengkapi sistem penjernihan air tiga tahap terintegrasi. Pertama, air sungai melewati tabung filtrasi Fiber Reinforced Plastic (FRP) yang dirancang untuk kondisi lapangan berat.

Kemudian air menjalani proses Reverse Osmosis (RO) untuk menghilangkan garam terlarut dan kontaminan mikro, dilanjutkan dengan iradiasi ultraviolet (UV) untuk membunuh bakteri dan virus.

Sjamsoeddin menyatakan bahwa teknologi pemurnian ini telah berhasil digunakan di zona bencana sebelumnya dan dirancang untuk segera diterapkan.

Langkah ini menyusul pidato tahun baru Presiden Prabowo Subianto, yang meyakinkan publik pada Kamis bahwa pemerintah sepenuhnya mampu mengelola upaya pemulihan di Sumatera.

Meski banjir dan tanah longsor baru-baru ini belum secara resmi ditetapkan sebagai “bencana nasional,” Presiden menekankan bahwa pemerintah bekerja secara terkoordinasi dan akan mengalokasikan anggaran yang diperlukan untuk memulihkan ketiga provinsi terdampak.

Satgas Kuala diharapkan segera memulai operasi untuk mengatasi kekurangan air kritis yang dihadapi masyarakat pengungsi di wilayah tersebut.

*Penerjemah: Walda, Kenzu
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Hak Cipta © ANTARA 2026*

MEMBACA  2 Laksdya TNI Bertugas di Lembaga Pemerintah, Nomor 1 Kepala BakamlaDua Laksdya TNI Menjabat di Institusi Pemerintah, Nomor 1 Kepala Bakamla

Tinggalkan komentar