Jakarta (ANTARA) – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau posko kesehatan yang dijalankan oleh Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan (Kodam I/Bukit Barisan) di Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Posko ini beroperasi sebagai bagian dari misi kemanusiaan.
Dalam kunjungan tersebut, Kapten (Korps Medis) Alfian dari Kesatuan Kesehatan Kodam I/Bukit Barisan menyatakan tim medis telah diterjunkan sejak hari pertama bencana. Mereka telah beroperasi selama 36 hari dan menangani sekitar 2.300 pasien. Kasus paling umum adalah infeksi saluran pernapasan akut dan penyakit kulit.
“Kami juga memiliki perawat dan tenaga medis lain yang siaga di posko Batu Gula,” kata Alfian dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.
Kehadiran menteri pertahanan, tambah Alfian, menekankan peranan Tentara Nasional Indonesia tidak hanya di bidang pertahanan, tetapi juga dalam misi kemanusiaan.
Posko kesehatan ini didukung setiap hari oleh personel medis, termasuk dua dokter dari Kesdam I/Bukit Barisan, dengan tambahan dukungan dari puskesmas setempat dan dinas kesehatan daerah.
Dia mengatakan kunjungan Presiden Prabowo ke daerah bencana bersama Menteri Pertahanan Sjafrie menyoroti komitmen pemerintah untuk pemulihan pascabencana secara menyeluruh. Fokusnya, catat dia, bukan hanya membangun kembali infrastruktur strategis, tetapi juga memastikan akses layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.
Pemerintah, dia menambahkan, memastikan koordinasi berkelanjutan antara TNI, pemerintah daerah, dan tenaga kesehatan untuk mempercepat upaya rehabilitasi dan pemulihan di Tapanuli Selatan dengan cara yang aman dan berkelanjutan.
Berita terkait: Indonesia mobilizes 37,970 soldiers to disaster-hit Sumatra regions
Berita terkait: All general hospitals in Sumatra flood-hit provinces resume operations
Penerjemah: Bagus, Azis Kurmala
Editor: Primayanti
Hak Cipta © ANTARA 2026