Indonesia Hentikan Impor Beras, Gula, dan Jagung pada 2026

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Indonesia mengumumkan larangan total impor beras, gula konsumsi, dan jagung untuk tahun 2026. Hal ini dikarenakan kenaikan signifikan dalam produksi dalam negeri dan pergeseran strategis menuju swasembada pangan nasional.

Pejabat senior Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Tatang Yuliono, menyatakan pada Kamis bahwa pemerintah bahkan membatalkan rencana impor beras industri, yang biasanya digunakan untuk manufaktur.

Dia menyebutkan, negara ini telah berhasil mencapai kemandirian pada komoditas strategis untuk konsumsi rumah tangga, setelah tinjauan menyeluruh terhadap Neraca Komoditas Nasional 2026.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan bahwa kebijakan ini mengikuti instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk memprioritaskan kesejahteraan petani dan peternak lokal.

Dengan menghentikan impor beras tingkat industri, pemerintah bermaksud mendorong pelaku usaha dalam negeri untuk mencari bahan baku dari petani lokal. Hal ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas hasil panen dan standar pengolahan.

“Kami harap bahan baku lokal dapat memenuhi standar kandungan amilosa, kebersihan, viskositas, dan kekerasan,” ujar Sulaiman. Kebijakan ini dirancang untuk memperkuat rantai pasok domestik.

Larangan ini didukung oleh proyeksi produksi yang optimis.

Produksi gula konsumsi untuk 2026 diproyeksikan mencapai 3 juta ton, melebihi permintaan tahunan sebesar 2,836 juta ton, terutama jika digabung dengan stok sisa tahun sebelumnya sebesar 1,437 juta ton.

Begitu pula, pemerintah mengharapkan hasil panen jagung mencapai 18 juta ton, yang dengan nyaman melampaui kebutuhan nasional sebesar 17,055 juta ton.

Para pejabat pemerintah yakin surplus ini memberikan penyangga yang cukup untuk menjamin stabilitas harga dan ketahanan pangan tanpa bergantung pada pasar internasional.

Neraca Pangan Nasional 2026 akan menjadi peta jalan utama dalam menerapkan langkah-langkah ini dan memantau transisi menuju kemandirian pertanian penuh.

MEMBACA  Janji Prabowo pada Hari Buruh Mei mencerminkan dukungan bagi pekerja: KSPI

Penerjemah: M. Harianto, Tegar Nurfitra
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar