Pemerintah Berikan Pemulihan Trauma bagi Korban Banjir Padang

Padang, Sumatera Barat (ANTARA) – Kementerian HAM Indonesia memberikan bantuan kepada para penyintas banjir di Kota Padang, Sumatera Barat, melalui program pemulihan psikologis dan penyembuhan trauma, kata seorang pejabat pada Kamis.

Harmiayati, Pelaksana Tugas Dirjen Instrumen dan Penguatan HAM, menyatakan tim kementerian memberikan dukungan psikososial di Kecamatan Koto Tangah, salah satu wilayah yang paling parah terdampak banjir.

Dia mengatakan bantuan ini tidak hanya menyasar anak-anak, tetapi juga perempuan, laki-laki, dan warga lansia yang terkena dampak bencana.

Pemulihan psikologis sangat penting untuk mengembalikan kepercayaan diri penyintas dan membantu masyarakat bangkit pasca korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang luas, tambahnya.

Selain dukungan kesehatan jiwa, kementerian membagikan peralatan kebersihan seperti sekop dan sapu, serta kebutuhan pokok berupa makanan, mi instan, air mineral, dan selimut.

Bantuan serupa juga disalurkan ke Batu Busuak di Kecamatan Pauh, ujar Harmiayati.

Dia mencatat bahwa temuan dari kunjungan lapangan akan dilaporkan ke Menteri HAM Natalius Pigai untuk merumuskan langkah kebijakan lebih lanjut guna memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.

“Kami menyaksikan langsung besarnya dampak ini, dan kami berharap lebih banyak bantuan dapat digerakkan untuk Sumatera Barat,” katanya.

Berita terkait: Banjir Sumatra: Pemerintah RI janji dukung kelompok rentan

Berita terkait: Pemerintah berikan trauma healing untuk keluarga terdampak runtuhnya sekolah

Penerjemah: Zulfikar, Kenzu
Editor: Anton Santoso
Hak Cipta © ANTARA 2025

MEMBACA  Menteri Serukan Dukungan Daerah untuk Provinsi Sumatera yang Terdampak Banjir