Generasi Z Minum 20% Lebih Sedikit Dibanding Milenial, Produktivitas Meningkat. Kebetulan? Rasanya Tidak.

Dari semua berita tentang alkohol saat ini, ada satu fakta yg jarang dibahas: masyarakat dengan kebiasaan minum yang moderat dan bertanggung jawab, ekonominya secara konsisten lebih baik. Di ekonomi OECD, analisis selama puluhan tahun mengonfirmasi hal ini. Ini menunjukkan konsumsi yang bertanggung jawab mendukung produktivitas lebih tinggi dan pertumbuhan yang lebih tahan lama.

Ini bukan cuma tren gaya hidup — ini perubahan dalam dasar-dasar pertumbuhan ekonomi. Generasi Z minum dengan cara berbeda, partisipasi Dry January terus naik, dan perusahaan semakin fokus pada kinerja, kesejahteraan, dan produktivitas berkelanjutan. Perubahan budaya ini sesuai dengan tren ekonomi yang lebih dalam: moderasi sekarang bukan hanya pilihan pribadi, tapi menjadi fitur struktural dari strategi bisnis modern.

Di saat yang sama, kondisi global berubah. Perubahan demografi, kesadaran kesehatan yang meningkat, dan ekspektasi konsumen yang berkembang mengubah cara masyarakat berinteraksi dengan alkohol. Pertanyaan sekarang bukan hanya seberapa banyak orang minum, tapi bagaimana pola minum mempengaruhi pasar tenaga kerja, anggaran kesehatan, perilaku konsumen, dan inovasi bisnis. Singkatnya, moderasi telah menjadi lebih dari sekadar isu kesehatan publik — itu sekarang adalah alat untuk daya saing ekonomi.

Konsumsi Bertanggung Jawab sebagai Pengungkit Ekonomi

Secara global, kita sudah terbiasa dengan ide bahwa sektor alkohol didorong oleh volume. Tapi pertumbuhan berbasis volume tidak lagi menggambarkan cerita sepenuhnya. Analisis industri menunjukkan bahwa meskipun volume turun dan lebih banyak konsumen bermoderasi, pengeluaran global untuk alkohol terus naik. Pasar berkembang sekarang menyumbang lebih dari 65 persen keuntungan perusahaan bir terkemuka, dan kategori minuman tanpa alkohol telah menjadi pasar bernilai puluhan miliar dolar, tumbuh dengan tingkat dua digit. Dinamika ini menggambarkan pergeseran dari volume ke nilai: pola konsumsi bertanggung jawab tidak mengurangi nilai ekonomi; mereka mengarahkannya kembali, ke format premium, kategori terkait, dan penciptaan lapangan kerja baru.

MEMBACA  Tidak Suka dengan Keyboard Virtual Apple Vision Pro? Ini Cara Menggunakan Keyboard Asli sebagai Gantinya

Laporan baru dari IWSR menunjukkan bahwa meski volume penjualan menurun di beberapa pasar, permintaan konsumen dasarnya tetap stabil. Di Amerika Serikat, rata-rata jumlah minuman per orang dewasa per minggu sudah bertahan di antara 10 dan 12 selama beberapa dekade dan hanya sedikit di bawah puncaknya tahun 2021. Daripada keruntuhan konsumsi, data menunjukkan pergeseran ke format bervolume lebih rendah tetapi bernilai lebih tinggi, sebuah langkah yang menguntungkan kesehatan publik dan juga keuntungan bisnis.

Di balik pergeseran ini adalah konsumen yang lebih sadar. Orang semakin bertanya bukan hanya apa produknya, tapi bagaimana produk itu sesuai dengan gaya hidup, nilai-nilai, dan ekspektasi mereka akan transparansi. Faktor-faktor ini membentuk perilaku pembelian dan memaksa bisnis untuk berinovasi dengan cara yang menghargai tanggung jawab daripada kebanyakan.

Siklus Virtuous untuk Pertumbuhan

Meski pengukuran pastinya rumit, bukti menunjukkan bahwa negara dengan tingkat minuman berbahaya yang lebih rendah mengalami beban kesehatan yang lebih ringan dan lebih sedikit hari kerja yang hilang karena masalah terkait alkohol. Keuntungan ini menciptakan apa yang disebut ekonom sebagai siklus virtuous: masyarakat yang lebih sehat mendukung ekonomi yang lebih kuat, dan ekonomi yang lebih kuat memungkinkan pilihan yang lebih sehat.

Beberapa pihak masih melihat moderasi sebagai ancaman bagi industri alkohol. Pada kenyataannya, itu adalah katalis untuk pertumbuhan yang lebih cerdas dan berkelanjutan. Moderasi dan konsumsi bertanggung jawab adalah bagian dari pergeseran yang lebih luas menuju penciptaan nilai yang mendukung kesejahteraan masyarakat, minat investor, dan keberlanjutan bisnis.

Model Pertumbuhan Ekonomi yang Lebih Inklusif

Model pertumbuhan yang lebih inklusif bergantung pada keseimbangan. Bukan pilihan salah satu antara pantang atau berlebihan, tapi jalan tengah di mana orang dewasa yang terinformasi dapat menikmati produk secara bertangung jawab, konsumsi minuman oleh anak di bawah umur terus menurun, dan perusahaan berinovasi dengan cara yang mencerminkan nilai konsumen dan prioritas kesehatan publik.

MEMBACA  Pencabutan kewarganegaraan adalah hal yang tidak sesuai dengan jiwa Britania Raya

Pemerintah memainkan peran kunci melalui regulasi berbasis bukti. Perusahaan berkontribusi dengan memimpin inovasi yang bertanggung jawab. Konsumen berpartisipasi dengan membuat pilihan yang terinformasi. Bersama-sama, kekuatan ini membentuk kembali bagaimana nilai ekonomi dan kepentingan publik bisa hidup berdampingan.

Peluang ke Depan

Kita berada di titik balik. Ekonomi alkohol sedang berubah, dan begitu juga definisi pertumbuhan. Saat bisnis dan pemerintah memikirkan kembali seperti apa kemakmuran berkelanjutan dalam dekade mendatan, moderasi akan menjadi pusat dari percakapan itu. Itu bukan sikap moral atau tren sementara — itu adalah strategi berbasis data untuk ketahanan jangka panjang.

Untuk para eksekutif, pesannya jelas: moderasi bukanlah sinyal lemah — itu adalah keunggulan bisnis yang tajam. Mereka yang mengadaptasinya lebih awal akan memimpin.

Pendapat yang diungkapkan dalam tulisan komentar Fortune.com adalah pandangan penulisnya saja dan tidak selalu mencerminkan pendapat dan keyakinan Fortune.