Jakarta (ANTARA) – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menekankan pentingnya pengawasan untuk mencegah penyalahgunaan Program Magang Nasional 2025.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta pada Sabtu, Yassierli menyatakan Kementerian Ketenagakerjaan telah menyiapkan sistem pemantauan dan evaluasi beserta kanal pengaduan guna memastikan pelaksanaan program sesuai regulasi.
“Kami tidak ingin magang menjadi sarana eksploitasi. Karena itu, setiap peserta wajib mencatat kegiatan harian di platform, dan lembaga atau perusahaan harus menyediakan mentor untuk membimbing mereka,” ujarnya.
Kementerian juga menggelar sosialisasi virtual untuk Fase II Program Magang Nasional 2025 pada Jumat, dengan melibatkan kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Acara ini bertujuan memperkuat koordinasi dan memastikan semua pihak siap melaksanakan.
Menteri menjelaskan bahwa program ini merupakan inisiatif yang dikoordinasikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Dia meminta dukungan penuh seluruh pemangku kepentingan agar implementasi berjalan lancar dan manfaat bagi lulusan baru dapat dimaksimalkan.
Dia menambahkan, pada angkatan pertama, program menargetkan 20.000 peserta dan mendapat tanggapan sangat positif. Kini untuk angkatan kedua, pemerintah menaikkan target menjadi lebih dari 80.000 peserta guna memastikan kesempatan magang berkualitas dapat diakses merata di semua provinsi.
“Antusiasme para lulusan sangat besar. Kami harap kuota untuk angkatan kedua dapat terpenuhi sehingga manfaatnya dirasakan di seluruh Indonesia,” katanya.
Pada angkatan kedua, penyelenggara magang tidak hanya dari perusahaan tapi juga kementerian dan lembaga pemerintah pusat, sehingga memberikan pilihan lokasi magang yang lebih luas dan beragam bagi peserta.
Program akan berjalan selama enam bulan. Peserta akan menerima tunjangan bulanan setara upah minimum regional, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan yang mencakup asuransi kecelakaan kerja (JKK) dan kematian (JKM), serta sertifikat.
Pendaftaran Program Magang Nasional dapat dilakukan melalui akun SIAPKerja dan diakses via maganghub.kemnaker.go.id.
Berita terkait: Program Magang Nasional untuk cetak bibit muda berkompeten: Menteri
Berita terkait: Menteri dorong partisipasi perusahaan dalam Magang Nasional fase 2
Berita terkait: Pemerintah RI salurkan bantuan tunai ke 35 juta keluarga
Penerjemah: Arnidhya Nur Zhafira, Asri Mayang Sari
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2025