Jakarta (ANTARA) – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia sedang melaksanakan lima inisiatif utama untuk membantu Rumah Sakit Pusat Pertahanan Nasional (RSPPN) Soedirman di Jakarta mencapai pengakuan internasional.
Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan pada Selasa bahwa inisiatif tersebut meliputi sertifikasi, bantuan teknis, kerja sama penelitian, distribusi obat, dan pengembangan obat tradisional di rumah sakit milik Kementerian Pertahanan ini.
Dia menekankan bahwa dukungan ini sangat penting bagi RSPPN untuk memenuhi standar internasional yang mencakup uji klinis, cara pembuatan obat yang baik, dan distribusi obat — semua ini sesuai dengan prinsip regulasi BPOM.
Ikrar menyatakan BPOM bertujuan untuk meningkatkan RSPPN ke level institusi medis yang diakui global, seperti Massachusetts General Hospital dan Mayo Clinic, melalui peningkatan kapasitas penelitian.
"Fasilitas kesehatan kelas dunia memiliki tiga tujuan — sebagai pusat layanan kesehatan, pendidikan, dan penelitian," ujarnya.
BPOM dan Kementerian Pertahanan juga bekerja untuk secara bertahap mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap bahan baku farmasi impor, yang saat ini mencapai 94 persen dari pasokan.
Untuk mencapai ini, BPOM berupaya menarik investor asing untuk transfer teknologi sambil memanfaatkan perjanjian kerja sama pertahanan yang difasilitasi oleh kementerian.
Ikrar mengatakan kolaborasi riset antara BPOM, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Pertahanan dalam bidang obat tradisional dapat membuka potensi besar herbal Indonesia.
Dia mencatat bahwa Indonesia memiliki sekitar 30.000 spesies tanaman, yang menghasilkan kurang lebih 18.200 jenis obat tradisional. Dari jumlah tersebut, 78 produk herbal telah terstandarisasi dan hanya 20 yang diklasifikasikan sebagai fitofarmaka.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan bahwa perjanjian kerja sama dengan Tiongkok dan India memungkinkan Indonesia mengakses bahan baku farmasi dengan harga terjangkau.
Dia menambahkan bahwa Indonesia dan Tiongkok juga mengembangkan inisiatif bersama untuk penelitian obat tradisional di RSPPN, yang nantinya mungkin diperluas ke daerah lain.
Berita terkait:
Perjanjian kerja sama pertahanan fasilitasi peningkatan kemampuan dokter RSPPN: pemerintah
Rumah Sakit Soedirman Indonesia latih spesialis, tingkatkan akses kesehatan
Penerjemah: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: Anton Santoso
Hak Cipta © ANTARA 2025