Harga emas naik ke rekor baru, hampir mencapai $4,000 per ons. Kenaikan ini terjadi karena kemungkinan Amerika akan menurunkan suku bunga dan pemerintah federal bisa tutup dalam waktu lama, sehingga permintaan untuk emas meningkat.
Logam mulia ini naik sampai 2.2%, mencapai lebih dari $3,970 per ons di sesi perdagangan pertama minggu ini. Kenaikan ini membuat harga emas sudah naik lebih dari 50% tahun ini. Dana ETF yang di-backup oleh emas juga bertambah lagi minggu lalu.
Tutupnya pemerintahan AS menunda data ekonomi penting, membuat pandangan ekonomi jadi tambah tidak jelas. Tanpa data resmi, pedagang mengandalkan laporan dari pihak swasta untuk sinyal. Bank sentral AS juga kesulitan menilai kondisi yang berubah. Para pedagang masih memperkirakan akan ada penurunan suku bunga bulan ini, yang akan menguntungkan emas karena emas tidak memberikan bunga.
Pedagang opsi terus bertaruh harga akan naik lagi, mereka menambah posisi beli di ETF SPDR Gold Shares. Seorang pedagang menjual oksi beli $355 yang dibeli akhir September saat harga emas 5% lebih rendah, dan membeli opsi beli $370 setara dengan lebih dari 26 juta saham, berharap harga naik 1.8% lagi di akhir minggu depan.
Harga emas telah terdorong lebih tinggi tahun ini, didorong oleh pembelian bank-bank sentral yang mendiversifikasi cadangan mereka dari dolar AS. Ketidakpastian ekonomi dan geopolitik dari pemerintahan Trump, serta pemotongan suku bunga Federal Reserve, juga memberikan angin positif. Investor berbondong-bondong ke aset seperti emas, perak, dan Bitcoin, dalam yang disebut “debasement trade”, didorong oleh kekhawatiran tentang mata uang fiat.
Investor swasta yang berbondong-bondong masuk ke reksa dana ETF berbasis emas telah berkontribusi pada kenaikan terbaru ini. Total kepemilikan ETF berkembang paling banyak dalam lebih dari tiga tahun terakhir bulan lalu. Arus dana yang kuat berlanjut di hari-hari pertama bulan Oktober.
Menurut seorang analis, arus dana ke ETF “sangat luar biasa”. Ini membuktikan bahwa pola pikir ‘beli emas saat harganya turun’ sudah sangat tertanam.
Emas naik 1.8% menjadi $3,956.45 per ons pada pukul 1:19 siang waktu New York. Indeks Dolar Bloomberg naik 0.3%. Perak, platinum, dan palladium juga semuanya naik.
Seorang analis lain mengatakan latar belakang pasar masih mendukung dengan Fed yang akan memotong suku bunga lagi, bersama dengan melemahnya pasar tenaga kerja. Tapi, dinamika risiko dan imbalan mulai berubah dan penurunan harga sementara akan dianggap sebagai fase yang sehat dalam kenaikan jangka panjang.
Fortune Global Forum akan kembali pada 26-27 Oktober 2025 di Riyadh. CEO dan pemimpin global akan berkumpul untuk acara eksklusif yang membentuk masa depan bisnis. Ajukan permohonan undangan.