Terobosan Digital akan Pacu Sektor Penerbangan Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Menteri Perhubungan Indonesia, Dudy Purwagandhi, pada Senin mendorong adanya terobosan dalam inovasi digital untuk meningkatkan manajemen perjalanan udara dan layanan publik di tengah tantangan global.

“Kita harus memanfaatkan transformasi digital untuk meningkatkan daya saing dan kepuasan pelanggan,” ujar Purwagandhi dalam sebuah rapat koordinasi teknis.

Dia menyebutkan rapat ini sebagai langkah kunci menuju sektor penerbangan yang lebih inklusif, modern, dan kompetitif.

“Ini termasuk pencatatan digital dan pemantauan lalu lintas pesawat, mengoptimalkan kapasitas bandara, serta perbaikan rute penerbangan,” tambah menteri tersebut.

Purwagandhi menekankan perlunya dukungan lintas sektor, dengan memanggil Kementerian Keuangan untuk perbaikan anggaran dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk mempercepat pengembangan SDM serta mendigitalkan layanan publik.

Dia juga menyoroti peran Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Daerah dalam membentuk kebijakan yang mendukung untuk transportasi udara.

Berita terkait: AP II perkenalkan AeroBuddy sebagai platform AI untuk bandara

“Koordinasi membuktikan komitmen kami untuk memperkuat sektor ini, yang tetap vital bagi pertumbuhan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global,” katanya.

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini, menekankan bahwa teknologi bukan lagi sekadar alat, tetapi pendorong di belakang transformasi.

Mengutip Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional (IATA), dia mencatat Indonesia diproyeksikan menjadi pasar penerbangan terbesar keempat di dunia pada 2036, dengan 355 juta penumpang.

Widyantini menyatakan bahwa mewujudkan potensi ini membutuhkan dukungan pemerintah, kebijakan yang kuat, layanan publik berkualitas tinggi, dan profesional yang terampil di sektor ini.

Dia menambahkan bahwa kemajuan teknologi yang pesat, seperti bandara pintar dan AI untuk mengelola aliran penumpang serta pemeliharaan pesawat prediktif, sedang mengubah perjalanan udara.

MEMBACA  Peningkatan COLA Jaminan Sosial: Apakah Anda Akan Dikenai Pajak Tahun Ini?

“Ini menuntut PNS tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga penyedia layanan yang adaptif, aman, dan kompetitif,” pungkas Widyantini.

Berita terkait: Indonesia promosikan SAF, perkuat peran dalam penerbangan hijau

Translator: Muhammad Harianto, Mecca Yumna
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2025