Negara bagian Minnesota bergabung dengan banyak negara bagian lain yang menggugat TikTok. Mereka bilang TikTok sengaja buat algoritmanya bikin ketagihan, terutama untuk orang muda. Ini bikin mereka jadi konsumen yang kompulsif untuk video-video pendeknya.
Jaksa Agung Minnesota, Keith Ellison, bilang ini bukan soal kebebasan berbicara. Tapi ini soal penipuan dan manipulasi. Perusahaan ini tahu bahaya dari produk mereka tapi tidak melakukan apapun untuk mengurangi bahaya itu atau kasih tau pengguna tentang resikonya.
Gugatan ini menuduh TikTok melanggar hukum Minnesota tentang praktik perdagangan yang menipu. Sekarang sudah ada 24 negara bagian yang menggugat TikTok. Banyak dari gugatan ini berasal dari penyelidikan nasional terhadap efek TikTok pada kesehatan mental anak muda.
Seorang guru kesehatan, Sean Padden, bilang dia lihat hubungan antara peningkatan penggunaan TikTok dan kenaikan masalah kesehatan mental siswa, seperti depresi, anxietas, dan penurunan kemampuan berkonsentrasi.
Gugatan ini terjadi saat Presiden Trump masih mencoba membuat kesepakatan untuk membawa TikTok, yang dimiliki perusahaan Cina ByteDance, ke kepemilikan Amerika. Ini karena kekhawatiran soal keamanan data 170 juta pengguna Amerika. Trump sendiri punya lebih dari 15 juta pengikut di TikTok.
TikTok tidak setuju dengan tuduhan Minnesota. Mereka bilang punya banyak fitur keamanan untuk melindungi komunitas mereka, terutama untuk akun remaja. Mereka juga punya alat untuk orang tua mengatur pengaturan konten dan privasi anak mereka.
Minnesota minta TikTok berhenti melakukan praktik yang menipu dan juga minta denda sampai $25,000 untuk setiap kasus di mana anak Minnesota mengakses TikTok. Ellison bilang jumlahnya bisa sangat besar karena ratusan ribu anak di Minnesota punya TikTok di perangkat mereka.
Ellison bilang mereka tidak mau tutup TikTok, tapi minta mereka berubah. TikTok bisa digunakan dengan benar dan aman.
Minnesota juga termasuk negara bagian yang menggugat Meta Platforms (pemilik Instagram dan Facebook) karena dituduh buat fitur yang bikin ketagihan. Snapchat dan Roblox juga menghadapi gugatan serupa dari negara bagian lain.