Pemerintah Kota Denpasar, Bali, dan Dewan Atol Laamu, Maladewa, sedang bertukar pengetahuan dan praktik tata kelola yang bagus.
Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menyampaikan hal itu saat menerima kunjungan resmi delegasi 10 orang yang dipimpin Presiden Dewan Atol Laamu Ismail Ali di Graha Sewaka Dharma Lumintang, Denpasar, pada Selasa.
Mereka akan berada di Denpasar selama empat hari, dari tanggal 19 sampai 22 Agustus, dengan kunjungan ke mal pelayanan publik kota Denpasar, Radio FM pemerintah kota Denpasar untuk program Raditya, dan Desa Serangan dengan program konservasi penyunya.
“Kunjungan ini adalh bagian dari kolaborasi antara Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) dan Dewan Atol Laamu, Maladewa, untuk meningkatkan kapasitas, berbagi pengalaman, dan mempromosikan daerah,” ujarnya.
Dia memaparkan berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah kota Denpasar, di bawah visi Denpasar Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju.
Menurut dia, semangat Weda Wakya Vasudhaiva Kutumbakam, atau menyama braya, yang artinya “Seluruh dunia adalah satu keluarga,” menjadi landasan untuk sinergi dalam pembangunan infrastruktur dan ekonomi kreatif, pelestarian seni dan budaya, serta pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Melalui pusat layanan publik Graha Sewaka Dharma ini, kami ingin menunjukan sistem layanan terpadu Denpasar,” katanya.
Delegasi akan terlibat dalam diskusi yang fokus pada empat bidang utama: tata kelola pemerintahan, keterlibatan masyarakat, pariwisata berkelanjutan, dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Sementara itu, Presiden Dewan Atol Laamu, Ismail Ali, menyampaikan apresiasinya atas sambutan dari pemerintah kota Denpasar. Dia berharap pengalaman Denpasar dalam pelayanan publik dan pembangunan pariwisata dapat menjadi relevan untuk Maladewa, khususnya di bidang-bidang seperti praktik pariwisata berkelanjutan dan keterlibatan masyarakat.
“Kami berterima kasih atas sambutan hangatnya. Lewat kunjungan ini, kami harap bisa memperkuat hubungan kerja sama dan berbagi pengalaman dalam managemen pemerintahan daerah. Kami juga mengundang Wakil Walikota untuk berkunjung ke Atol Laamu, Maladewa,” ujarnya.
Dia juga menyampaikan harapan agar kunjungan ini dapat menjadi sarana tukar menukar ilmu dan praktik baik antara pemerintah kota Denpasar dan Dewan Atol Laamu, sehingga memperkuat tata kelola, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan mendorong pembangunan berkelanjutan.
Berita terkait: Wapinta minta UMKM Denpasar bantu pacu ekonomi kreatif
Berita terkait: Pusat wellness Bali simbol transformasi kesehatan: Prabowo
Berita terkait: Kota Denpasar Bali rayakan ulang tahun ke-237
Penerjemah: Rolandus Nampu, Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2025