Eksekutif Teknik Waymo Menyatakan Sensor LiDAR dan Radar Kunci Keamanan dalam Teknologi Kendaraan Otonom

Waymo sedang mencoba AI generatif dan teknologi lain untuk mobil self-driving mereka. Tapi, perusahaan ini masih percaya sensor laser dan radar di mobilnya adalah cara paling aman untuk layanan robotaxi skala besar—setidaknya untuk sekarang.

"Kami udah lakukan banyak riset. Kami tau apa yang bekerja dan tidak bekerja di skala kami," kata Srikanth Thirumalai, wakil presiden teknik di Waymo, minggu ini di Konferensi Ai4 di Las Vegas.

Sementara pesaing seperti Tesla mengandalkan kamera video saja, Thirumalai bilang kombinasi LiDAR dan radar memberi "jaring pengaman tambahan" untuk memastikan data yang cukup dalam semua kondisi, termasuk cuaca ekstrem.

Thirumalai menjelaskan pendekatan Waymo dalam presentasinya. Dia tunjukkan video di mana sensor LiDAR di mobil Jaguar I-PACE Waymo mendeteksi orang yang mau loncat ke jalan, bahkan saat kamera tidak melihatnya. Mobil robotaxi Waymo berhenti atau menghindar untuk tidak nabrak pejalan kaki.

Presentasi itu juga tunjukkan perbedaan besar antara Waymo dan Tesla. Tesla baru luncurkan layanan robotaxi kecil di Austin bulan Juni ini, tapi cuma pakai kamera dan AI. Elon Musk pernah bilang LiDAR itu "mahal dan tidak perlu."

Thirumalai tidak mau bilang langsung apakah sistem self-driving cuma kamera seperti Tesla itu aman. Dia bilang harus lihat proses pembuatan, pengujian, dan validasi sistem. Cruise, anak perusahaan GM yang juga pakai LiDAR, sempat berhenti operasi tahun ini setelah kecelakaan di San Francisco.

Waymo terus uji teknologi baru, termasuk model multimodal seperti Gemini. Mereka sudah publikasikan penelitian tentang simulasi lalu lintas skala kota dan model EMMA untuk self-driving. Tapi EMMA masih mahal dan punya keterbatasan.

"Masih banyak pekerjaan yang dibutuhkan untuk membuat sistem sesederhana mungkin," kata Thirumalai.

MEMBACA  Judul: Kesepakatan Trump yang Belum Pernah Terjadi dan Berpotensi Inkonstitusional dengan Nvidia dan AMD, Dijelaskan: Alexander Hamilton Pasti Setuju (Dirancang agar mudah dibaca dengan format yang rapi dan menarik.)

Perkenalkan Fortune Global 500 2025, daftar perusahaan terbesar di dunia. Lihat daftar tahun ini.

(Note: Typos/errors: "tau" instead of "tahu," "udah" instead of "sudah")