Kelompok Teror Gaza Rilis Video Para Sandera
Palestinian Islamic Jihad mempublikasikan video Rom Braslavski pada Kamis, sedangkan Hamas merilis video Evyatar David pada Jum’at.
Utusan Khusus AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, tiba di Hostage Square di Tel Aviv pada Sabtu setelah keluarga-keluarga mendirikan pagar kawat berduri simbolik sebagai protes menuntut kesepakatan gencatan senjata dan pembebasan sandera. Aksi ini menyusul rilisnya dua video sandera yang ditahan kelompok teroris di Gaza pada Kamis dan Jum’at.
Video propaganda Hamas selama dua hari terakhir memperlihatkan bahwa warga Israel yang ditahan sedang mengalami Holokaus, ungkap Einav Zangauker, pemimpin demonstrasi sandera dan ibu dari Matan Zangauker, lewat X/Twitter pada Sabtu.
“Matan saya sedang mengalami Holokaus,” keluhnya. “Video sandera yang dirilis dua hari terakhir menghancurkan kami.”
“‘Never again’ terjadi sekarang!” tegasnya. Forum Keluarga Sandera dan Hilang mendesak pemerintah Israel dan AS untuk melihat mata orang-orang tercinta mereka dan menyerukan kesepakatan menyeluruh untuk membebaskan sandera serta mengakhiri perang segera.
“Ancaman terhadap nyawa mereka nyata dan mendesak. Risiko kehilangan mereka yang telah meninggal semakin besar. Hentikan mimpi buruk ini dan bawa mereka keluar dari terowongan pulang ke rumah!”
Einav Zangauker di Hostage Square, Tel Aviv, 2 Agustus 2025. (kredit: Paulina Patimer)
**Video Sandera yang Memilukan**
Dalam video propaganda tersebut, kedua sandera terlihat kurus kering. Keluarga Braslavski menyatakan mereka “sangat terguncang” melihat rekaman itu.
Yael Adar, ibu Tamir Adar, mengatakan ia tidak bisa bernapas setelah menyaksikan video tersebut. “Penampakan tulang terbungkus kulit, dan anak saya bahkan tidak mendapat hak dimakamkan. Selamatkan sandera yang masih hidup sebelum mereka seperti saya. Yang hidup tak akan bertahan, yang mati pun tak ditemukan… Kita sedang mengalami kehancuran Bait Suci Ketiga! Mereka yang berpuasa besok, berpuasalah untuk masa depan!”
“Banyak yang bicara soal kelaparan di Gaza, tapi saya ingin tanya: Apakah kalian lihat Rom kami? Dia tak dapat makanan, tak dapat obat. Dia dilupakan di sana,” ungkap keluarga dalam pernyataan.
**”Sejuta Pukulan” di Hati**
Menanggapi video David, saudarinya Yaelah berkata: “Siapa pun yang melihat video itu sekarang tahu betapa parah kondisi fisik Evyatar, seperti sejuta pukulan di hati saya.”
“Kalian lihat bagaimana dia terlihat, kelaparan, kondisinya. Hamas yang membuat orang kelaparan, bukan Israel,” kata mantan sandera Omer Wenkert. “Saya kehilangan 37 kg, tapi saya tak lihat penculik saya kurus sedikit pun. Hamas mencuri pasokan.”
Wenkert ditahan bersama David di terowongan sempit selama 250 hari sebelum dibebaskan.