"Indonesia Berharap IEU-CEPA Segera Diimplementasikan: Wakil Menteri" Note: The text is visually optimized with bold formatting for emphasis and clarity.

Jakarta (ANTARA) – Indonesia berharap perjanjian kemitraan komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA) bisa segera disahkan dan diimplementasikan, kata Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno.

Setelah menghadiri diskusi publik yang diadakan oleh Kantor Komunikasi Presiden (PCO) pada Sabtu (19 Juli), wamen menekankan bahwa IEU-CEPA membutuhkan waktu sembilan tahun sebelum akhirnya bisa disepakati.

"Tugas berikutnya buat rekan-rekan di kementerian adalah menyusun dokumen teknis. Kami harap (IEU-CEPA) bisa segera diratifikasi dan dilaksanakan," ujar Oegroseno.

Dia menyatakan bahwa perjanjian dagang ini akan membuka akses perdagangan untuk total populasi 840 juta orang dari Indonesia dan Uni Eropa.

Selain itu, ini juga akan memperluas akses pasar untuk produk buatan Indonesia ke negara-negara maju di Uni Eropa di mana mereka akan menikmati tarif impol 0 persen, tambahnya.

Kemlu sebelumnya menyebut penyelesaian IEU-CEPA sebagai pencapaian strategis di tengah gejolak geopolitik global.

"Kesepakatan IEU-CEPA menjadi momentum pencapaian ekonomi strategis bagi kedua pihak untuk memperluas akses pasar di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi yang makin kompleks," kata Jubir Kemlu Rolliansyah Soemirat dalam pernyataan tertulisnya pada Senin (14 Juli).

Tarif AS

Sementara itu, menanggapi tarif impor 19 persen yang dikenakan AS pada produk Indonesia dalam kesepakatan dagang bilateral terbaru, Oegroseno menyebut bahwa penetapan tarif tidak bisa dilihat dengan cara berpikir hitam-putih.

"Penilaian harus detail karena kita bicara soal neraca dagang atau nilai komoditas tertentu," jelasnya.

Wamen juga mengatakan bahwa sebagian besar produk yang dikonsumsi masyarakat Indonesia tidak diproduksi di AS tapi di negara lain seperti Cina.

Berita terkait: Indonesia-EU CEPA bisa tingkatkan ekspor hingga 50%: PCO

Berita terkait: CEPA bakal perluas akses RI ke pasar UE, kata anggota DPR

MEMBACA  Wakil Presiden Indonesia Pantau Distribusi Subsidi Upah di Tangerang

Berita terkait: Penyelesaian I-EU CEPA adalah pencapaian ekonomi strategis: pemerintah

Penerjemah: Cindy Frishanti O, Nabil Ihsan
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2025