Pemerintah Jerman Percepat Pembelian Senjata Hadapi Ancaman Rusia

Pengambilan Kunci

Pemerintah Jerman berencana mempercepat pembelian senjata dan peralatan pertahanan untuk mengantisipasi ancaman dari Rusia, menurut draf undang-undang yang dilihat oleh dpa pada Sabtu.

Tujuan utama RUU ini adalah memastikan "percepatan dan penyederhanaan seluruh pengadaan untuk Bundeswehr," seperti dikutip Handelsblatt dari lingkaran kementerian. Bundeswehr merupakan angkatan bersenjata Jerman.

Berdasarkan dokumen tersebut, kontrak mendesak tertentu tidak perlu lagi ditenderkan di tingkat Eropa, melainkan cukup di level nasional guna menghemat waktu.

Selain itu, kontrak dapat tetap diberikan meskipun ada pihak yang kalah tender mengajukan gugatan hukum.

Selama ini, masalah prosedural kerap menunda pengadaan senjata hingga bertahun-tahun.

Pembuat undang-undang juga dapat memulai proses pengadaan meski pendanaannya belum sepenuhnya terjamin.

Persyaratan dokumen tertentu juga dikurangi untuk meminimalisir beban birokrasi.

Akibat perang di Ukraina, pemerintah mengalokasikan dana lebih besar untuk modernisasi Bundeswehr dan menambah stok senjata.

Belanja militer sebagian dibebaskan dari aturan utang ketat Jerman, dan anggaran tahunan angkatan bersenjata akan naik sesuai target baru NATO sebesar 5% yang disepakati di Den Haag pekan ini.

MEMBACA  Kunjungan Modi dari India ke Sri Lanka untuk memperkuat hubungan pertahanan dan energi | Berita Narendra Modi