NEW YORK (AP) — Indeks saham AS naik sedikit pada Kamis setelah ada laporan terbaru tentang inflasi yang memberi harapan.
S&P 500 naik 0,4%, mendekati rekor tertingginya. Dow Jones naik 101 poin (0,2%), sedangkan Nasdaq naik 0,2%.
Oracle melonjak 13,3% setelah laba dan pendapatannya lebih baik dari perkiraan analis. CEO Safra Catz mengatakan pertumbuhan pendapatan tahun depan akan "jauh lebih tinggi".
Namun, Boeing turun 4,8% setelah pesawatnya jatuh di India. Pesawat Boeing 787 Dreamliner menabrak pemukiman dekat bandara lima menit setelah lepas landas. Penyebab kecelakaan belum diketahui.
Pasar saham juga terbantu oleh penurunan imbal hasil obligasi (Treasury yields) setelah laporan inflasi grosir lebih rendah dari perkiraan. Sebelumnya, inflasi konsumen juga menunjukkan tren serupa.
Wall Street melihat ini sebagai sinyal Federal Reserve mungkin memotong suku bunga tahun ini untuk mendorong ekonomi.
Fed masih ragu-ragu karena menunggu dampak tarif Trump terhadap ekonomi dan inflasi. Suku bunga rendah bisa dorong pertumbuhan, tapi juga picu inflasi.
Imbal hasil obligasi 10-tahun turun ke 4,35% dari 4,41%. Data klaim pengangguran juga memengaruhi, dengan jumlah pengajuan tunjangan mencapai level tertinggi dalam 8 bulan.
Menurut analis Macquarie, tarif Trump membuat Fed menunda pemotongan suku bunga. Pertemuan Fed minggu depan diperkirakan tidak akan mengubah kebijakan, tapi trader yakin pemotongan dimulai September.
Tarif Trump menimbulkan kekhawatiran inflasi dan resesi, yang pernah turunkan S&P 500 20% dari rekor. Namun, saham mulai pulih karena harapan Trump akan kurangi tarif setelah kesepakatan dagang.
Beberapa tarif Trump ditunda untuk negosiasi, tapi dia menambah ketidakpastian dengan ancaman "terima atau tinggalkan" ke negara lain.
Di Wall Street, Chime Financial melonjak 37,4% di hari perdagangan pertamanya. GameStop turun 22,5% setelah rencana pinjaman $1,75 miliar tanpa bunga.
S&P 500 naik 23,02 poin ke 6.045,26. Dow naik 101,85 ke 42.967,62, dan Nasdaq naik 46,61 ke 19.662,48.
Pasar saham Eropa dan Asia beragam, tapi Hang Seng Hong Kong turun 1,4%. Namun, indeks ini masih naik hampir 20% tahun ini, lebih baik dari kenaikan AS di bawah 3%.
___
Kontribusi dari AP Writers Matt Ott, Elaine Kurtenbach, dan Seung Min Kim.