Kamis, 12 Juni 2025 – 06:28 WIB
Jakarta kembali merasakan kehangatan musik era 90-an dalam konser bertajuk Heart and Soul Live in Jakarta 2025 yang diadakan di Tennis Indoor Senayan, Rabu malam, 11 Juni 2025. Tiga bintang besar—All-4-One, Brian McKnight, dan Raisa Andriana—menghibur penggemar dengan penampilan penuh nostalgia dan emosi.
Baca Juga:
Kolaborasi Romantis Raisa dan All-4-One di Konser Heart & Soul Live in Jakarta 2025
Konser dibuka dengan penampilan energik All-4-One. Grup R&B asal Amerika ini langsung memukau penonton dengan panggung 360 derajat dan sapaan khas mereka. "Jakarta, make some noise!" teriak salah satu membernya.
Lagu I Can Love You Like That (1995), yang pernah masuk Billboard Hot 100, jadi pembuka yang membangkitkan kenangan. Mereka melanjutkan dengan September, I Turn to You, dan Beautiful As U. Momen paling mengharukan adalah saat mereka menyanyi So Much In Love secara acapella. Meski usia mereka sudah di atas 50-an, suara mereka tetap kuat.
All-4-One juga mengundang Raisa untuk berduet membawakan Endless Love, membuat suasana semakin romantis. Setelah itu, giliran Brian McKnight tampil. Dia membuka dengan Love of My Life dan Faithfully (2021), sambil menampilkan video bersama istrinya di layar besar.
McKnight menyimpan lagu hits One Last Cry untuk penutup, menjaga semangat penonton tetap tinggi. Raisa kemudian muncul solo dengan senyum hangat. "Selamat malam semua, senang bisa ada di sini," ujarnya.
Meski waktunya lebih singkat, Raisa sukses memukau dengan Apalah Arti Menunggu dan Kali Kedua, membuat penonton bernyanyi bersama seperti karaoke.
Walaupun ada kursi kosong, ketiga artis tetap profesional dan bersemangat. Mereka terus tersenyum dan berinteraksi dengan penonton hingga akhir. "Jakarta, terima kasih!" kata salah satu anggota All-4-One penuh syukur.
Saat berita ini ditulis, konser masih berlanjut dengan penampilan bergantian dari ketiga bintang. Di sesi kedua, All-4-One kembali memukau dengan Smile Like Monalisa dan lagu-lagu hits lainnya.
Halaman Selanjutnya
McKnight menyimpan One Last Cry untuk akhir penampilannya, memastikan antusiasme penonton tetap tinggi.