Wisatawan Berlarian Saat Gunung Etna Tiba-Tiba Meletus di Hari Libur

PERLU DIKETAHUI

Gunung Etna, gunung berapi terbesar di Eropa, kembali meletus pada 2 Juni.

Para turis terlihat berlarian menuruni lereng gunung, sementara yang lain memotret letusan dari jarak hanya beberapa ratus meter.

Menurut laporan, Gunung Etna terakhir meletus pada Mei 2023.

Turis terlihat melarikan diri dari Gunung Etna di Italia setelah letusan terbarunya yang terjadi pada hari libur nasional.

Lembaga Nasional Geofisika dan Vulkanologi Italia mengumumkan dalam pernyataan bahwa letusan dimulai di Sisilia pada Senin, 2 Juni, sekitar pukul 11 pagi waktu setempat.

Gambar-gambar dari gunung saat letusan, yang dibagikan oleh The Times dan The Telegraph, menunjukkan para wisatawan berlarian menuruni lereng Gunung Etna semburan asap dan abu meledak ke udara.

Footase tambahan yang dibagikan oleh Lembaga Nasional Geofisika dan Vulkanologi menunjukkan aliran piroklastik mengalir deras menuruni gunung tak lama setelah letusan.

Sementara itu, hanya beberapa ratus meter jauhnya, orang-orang lain terlihat dengan tenang memotret fenomena tersebut, menurut The Telegraph.

Fabrizio Villa/Getty
Gunung Etna mengalami letusan Strombolian, dengan gumpalan vulkanik yang muncul dari kawah tenggara, pada 2 Juni 2025 di Catania, Italia.

Dengan tinggi 3.327 meter (hampir 11.000 kaki), Gunung Etna adalah gunung berapi tertinggi di Eropa, menurut situs pariwisata Sisilia.

Jangan lewatkan cerita apa pun — daftar newsletter harian gratis PEOPLE untuk tetap update dengan berita terbaik dari selebriti hingga kisah-kisah menarik.

Gunung ini terakhir meletus pada Mei 2023, membuat kota terdekat Catania menghentikan penerbangan di bandaranya, lapor The Telegraph.

Letusan terbaru terjadi pada hari libur nasional Festa della Repubblica (Hari Republik) di Italia, artinya lebih banyak orang berada di luar saat letusan terjadi.

MEMBACA  Novak Djokovic mengalahkan Carlos Alcaraz untuk memenangkan emas tenis Olimpiade dan menutup 'Golden Slam'

Observatorium Lembaga Nasional Geofisika dan Vulkanologi menyatakan belum ada letusan sebesar ini di Gunung Etna sejak 2014, menurut CNN.

Observatorium juga melaporkan bahwa ledakan semakin meningkat intensitasnya. Semua penerbangan diperintahkan untuk menghindari area letusan, tetapi bandara di Catania dan Palermo masih beroperasi.

Baca artikel aslinya di People.