Tekanan Saham Global Terjadi Saat Tarif Mengguncang Pasar

Penjualan saham di pasar ekuitas global semakin merosot pada hari Jumat, dengan pasar Asia turun dan pasar di Eropa dan AS diperkirakan akan terus mengalami penurunan karena investor beralih ke obligasi pemerintah sebagai tempat perlindungan dari serangan tarif Donald Trump.

Topix Jepang turun 4,5 persen dan indeks S&P/ASX 200 Australia mundur 2,2 persen, sementara Kospi Korea Selatan turun 1,7 persen.

“Hari pembebasan berubah menjadi hari likuidasi,” kata Prashant Bhayani, kepala investasi untuk Asia di BNP Paribas Wealth Management.

Imbal hasil obligasi pemerintah turun ketika investor beralih ke aset-aset aman, dengan imbal hasil 10-tahun Treasury AS turun di bawah 4 persen. Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang 10-tahun turun 0,16 poin persentase menjadi 1,2 persen.

Perdagangan berjangka menunjukkan pasar Eropa dan AS diperkirakan akan dibuka turun. Investor akan memperhatikan rilis data non-farm payrolls AS, yang menurut survei ekonom oleh Reuters diperkirakan menambah 135.000 lapangan kerja. Ketua Federal Reserve Jay Powell akan memberikan pidato pada pagi hari AS.

Dolar melemah 0,4 persen sementara yen menguat 0,3 persen menjadi ¥145,7, level tertinggi sejak Oktober.

MEMBACA  Permintaan AI yang kuat meningkatkan keuntungan