Setelah Kontroversi, Agensi Kim Soo Hyun di Ambang Kebangkrutan?

Korea Selatan, VIVA – Agensi Kim Soo Hyun, Gold Medalist sedang menghadapi masalah keuangan serius. Beberapa sumber mengungkapkan bahwa perusahaan tersebut kehabisan dana setelah terlibat dalam kontroversi publik yang melibatkan Kim Soo Hyun setelah Kim Sae Ron meninggal.

Seperti yang diketahui, Kim Soo Hyun tengah dalam sorotan karena dituduh menjalin hubungan dengan Kim Sae Ron ketika artis tersebut masih di bawah umur. Selain itu, agensi juga dituduh menuntut pembayaran ganti rugi terkait kasus DUI yang melibatkan Kim Sae Ron.

Masalah keuangan yang dihadapi Gold Medalist terungkap setelah laporan klaim bahwa agensi tersebut telah menunda kontrak dengan layanan kebersihan untuk efisiensi biaya.

Menurut seorang pakar keuangan yang mengetahui Gold Medalist, agensi tersebut sebelumnya memiliki cadangan keuangan antara 2 miliar won hingga 3 miliar won di rekening perusahaan. Namun, situasinya berubah drastis setelah kontroversi terbaru yang melibatkan sang aktor. Kim Soo Hyun telah kehilangan lebih dari 20 endorsement dan banyak merek terkenal telah memutuskan kontrak dengannya.

Meskipun sebagian besar perusahaan belum memberlakukan denda, tekanan keuangan yang diakibatkan oleh biaya yang harus dikembalikan, acara yang dibatalkan, dan biaya operasional yang terus berjalan telah menguras sumber daya agensi secara signifikan. Rumor pun beredar bahwa Gold Medalist sedang mencari investasi eksternal untuk menstabilkan keuangan mereka.

Seorang informan juga menyatakan bahwa sebelum konferensi pers yang diadakan Kim Soo Hyun baru-baru ini, agensi telah membayar ganti rugi sebesar 6 miliar won. Keputusan untuk menghentikan kontrak dengan penyedia layanan kebersihan telah menimbulkan kekhawatiran bahwa tindakan pemotongan biaya lebih lanjut, termasuk potensi PHK, dapat segera dilakukan.

Dengan demikian, kondisi keuangan Gold Medalist terus menjadi sorotan publik dan spekulasi tentang langkah-langkah selanjutnya yang akan diambil oleh agensi tersebut terus berkembang.

MEMBACA  Pancasila: Inspirasi Beragam Busana Nusantara