RI memperkuat pengawasan produk pertanian melalui kerjasama

Jakarta (ANTARA) – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Kementerian Pertanian menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk meningkatkan pengawasan obat dan makanan guna meningkatkan keamanan, kualitas, gizi, dan daya saing produk pertanian.

Dalam pernyataan yang diterima di sini pada hari Rabu, Kepala BPOM Taruna Ikrar menjelaskan bahwa produk pertanian mencakup semua produk yang berasal dari tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan, baik segar maupun olahan.

Menurut Ikrar, MoU yang ditandatangani di Jakarta pada hari Rabu juga bertujuan untuk memperkuat integritas bahan obat dan peredaran obat, termasuk mengendalikan resistensi antimikroba pada manusia dan hewan.

“Secara khusus untuk pengembangan obat asli Indonesia, potensinya mencapai Rp300 triliun (sekitar US$18 miliar) setiap tahun. Kami berkomitmen mendukung pengembangan obat asli Indonesia dan makanan segar,” katanya.

Salah satu tujuan MoU adalah untuk menjalin kerja sama guna meningkatkan kapasitas pelaku usaha, terutama yang memproduksi dan mendistribusikan obat dan makanan yang berasal dari produk pertanian.

Terkait berita: Kementerian, Kejaksaan Agung sepakat kerja sama awasi swasembada pangan

Dalam pernyataan yang sama, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa kerja sama dengan BPOM menawarkan peluang signifikan bagi masyarakat.

Dia mencatat bahwa Presiden Prabowo Subianto memerintahkan pendirian satu koperasi di setiap desa, yang dimaksudkan untuk menyertakan apotek.

“Untuk itu, kami membutuhkan sinergi dan penyebaran informasi mengenai regulasi, kebijakan, dan standar pengawasan BPOM dalam memastikan makanan bergizi, obat herbal berstandar, dan kosmetik aman beredar di masyarakat,” katanya.

Kementerian siap mendukung BPOM dalam mengawasi pengembangan obat herbal dalam negeri yang kompetitif dan terjangkau bagi masyarakat serta memiliki kualitas dan manfaat yang terjamin untuk mendukung perekonomian.

MEMBACA  Produk Pembersih Ramah Lingkungan Terbaik (2024): Untuk Dapur, Kamar Mandi, dan Laundry

Berita terkait: Pemerintah akan menyediakan 90.000 ton benih berkualitas tinggi untuk meningkatkan hasil panen

Pelaksanaan: Mecca Yumna, Raka Adji
Penyunting: Yuni Arisandy Sinaga
Hak cipta © ANTARA 2025