Headline

Terjadi Anomali, Perbaikan Satelit Telkom Ditarget Rampung 30 Agustus

Oleh :   Senin, 28 Agustus 2017   Viewer bisnisupdate.com  129 Hits
Terjadi Anomali, Perbaikan Satelit Telkom Ditarget Rampung 30 Agustus
Ketarangan Gambar :  (Satelit Telkom)

Jakarta, Bisnisupdate.com –Terjadinya anomali atau gangguan pada Satelit Telkom 1, PT Telkom langsung bertindak untuk memperbaikinya yang ditargetkan akan rampung pada 30 Agustus 2017 nanti. Rencananya satelit itu akan dipindahkan ke Satelit Telkom 2 dan 3S.

Karena kejadian yang tak diinginkan ini, pihak PT Telkom meminta maaf kepada para pengguna Satelit Telkom 1 yang tentunya terganggu dalam proses bisnisnya. Ha ini disampaikan Direktur Utama PT Telkom, Alex J. Sinaga, melalui siaran pers yang kami terima.

"Sebenarnya proses perbaikan satelit ini sejak 26 Agustus kemarin dan proses repointing antena ground segment akan dilakukan bertahap, secara bersama-sama, baik dengan pelanggan maupun dengan operator penyedia layanan VSAT hingga 10 September 2017. Untuk itu, atas kejadian ini, kami dari perusahaan minta maaf kepada para pengguna satelit," ungkapnya.

Untuk mempercepat peroses mitigasi ini, Alex mengaku mengerahkan seluruh sumber daya operasional Telkom Group di Indonesia, mulai dari SDM internal Telkom, anak perusahaan, dan seluruh mitra terkait. Selain itu, Telkom Group juga membentuk posko crisis center yang beroperasi 7x24 jam. Ia memastikan, proses pemulihan atau recovery akan terus dikawal oleh seluruh jajaran direksi, termasuk dirinya selaku Dirut Telkom.

"Crisis center merupakan pusat informasi semua proses recovery layanan pelanggan, sekaligus sebagai pusat komando untuk merencanakan dan mengeksekusi setiap langkah-langkah yang dianggap perlu bagi percepatan penyelesaian gangguan layanan," kata Alex.

Anomali yang terjadi karena pergeseran pointing antena satelit Telkom 1 itu menyebabkan layanan transponder satelit terganggu.

Satelit Telkom 1 memiliki total 63 pelanggan. Dari jumlah tersebut, delapan pelanggan di antaranya adalah provider VSAT yang memiliki 12.030 site, sehingga total ground segment sekitar 15.000 site.

"Secara intensif Telkom bersama Lockheed Martin selaku pabrikan satelit itu terus melakukan investigasi. Saat ini kami sedang menjalankan prosedur prosedur untuk mengetahui kesehatan satelit Telkom 1 secara komprehensif," kata Alex.

Sebelumnya, menurut Alex, kalau melihat best practice di industri satelit berdasarkan hasil evaluasi dan konsultasi dengan Lockheed Martin pada 2014 dan 2016 satelit Telkom 1 dalam kondisi baik dan dapat beroperasi normal hingga beberapa tahun kedepan, sekurang kurangnya sampai dengan 2019. (Way)

Tags

 
 
 



X
Baca Juga