Headline

Strategi Stromotion Sukses Pasarkan Film ke Generasi Milenial

Oleh :   Selasa, 07 Februari 2017   Viewer bisnisupdate.com  202 Hits
Strategi Stromotion Sukses Pasarkan Film ke Generasi Milenial
Ketarangan Gambar :  (Logo Stromotion)

Bertahan di tengah arus digitalisasi jelas bukan sebuah pilihan bijak. Zaman akan terus berubah dan proses perubahan akan selalu memakan korban. Innovate or die, sebuah kata yang pas untuk menggambarkan kondisi yang serba cepat, instant namun tetap harus konsisten dengan kualitas dan bidika segmen yang pas. Tak salah jika banyak pelaku bisnis entertainment, seperti production house misalnya yang selalu mencari celah dan cara baru untuk eksis dan bisa terus menikmati pasar generasi milenial yang kini populasinya kian banyak.

Senada dengan hal tersebut, M. Ilhamka Nizam, VP Stromotion menjelaskan bahwa proses perubahan yang sangat cepat dari konvensional ke digital membutuhkan strategi yang tepat untuk mensiasatinya. “Saya merasa bahwa generasi yang lahir pada tahun 1980-an merupakan generasi sempurna, karena merasakan proses perpindahan ini secara seksama, sehingga kami bisa paham bagaimana cara memenangkan persaingan ini,” katanya.

Jika di kurun waktu 2007 – 2008, Stromotion banyak melakukan strategi promosi melalui direct event dan membutuhkan effort yang besar, maka kini efforts tersebut bisa terukur dan hasilnya maksimal. “Saat ini kami lebih memilih youtube sebagai salah satu channel distribusi kami, karena subscribe youtube lebih berkualitas dan bisa ‘berbicara’ dibandingkan dengan sosial media pada umumnya,” kata Nizam.

Mereka, imbuh Nizam, lebih rela menghabiskan waktu dan koutanya untuk melihat konten yang dia subscribe. Dan jangan heran jika artis-artis youtubers lebih militan fanatismenya ketimbang artis-artis besar di instagram atau sosial media. Apalagi di Youtube, Nizam menambahkan jika 100 subscribers tingkat loyalitasnya tinggi dibanding dengan Instagram.

Nizam pun sudah mencoba berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas penjualan filmnya melalui digital campaign. “Kami menggunakan youtubers top five Indonesia untuk melihat perkembangan dan respon pasarnya, ternyata positif karena mereka sangat loyal pada artis youtubers tersebut,” katanya. Dan, tambah Nizam, mereka posting di channel masing-masing yang lebih efektif memudahkan penjualan daripada harus belanja iklan di TV. “Karena kalau digital terukur dan kita tahu penonton berapa banyak, usia berapa, karena itu, kita memfokuskan diri untuk terus memaintain dunia digital,” katanya.

Tak hanya itu, Stromotion juga gencar melakukan aktivasi melalui platform sosial media yang mereka miliki. Setiap produk, dalam hal ini film, yang mereka hasilkan, akan langsung digerakan ke sosial media demi mendapatkan awareness konsumen secara signifikan.

Nizam mengungkapkan, awareness konsumen merupakan hal yang cukup penting. Intinya, tambah Nizam, word of mouth akan produknya dapat berjalan dengan baik sesuai dengan perencanaan.

Bahkan, tambah Nizam, pihaknya telah melakukan branding terkait produk yang akan diluncurkan. “Misalnya kita ingin buat film dengan judul A, kita harus mempromosikan film itu pelan-pelan di dunia digital agar mendapatkan atensi dari pengguna dunia digital secara menyeluruh,” ungkap Nizam.

Untuk memaintain sosial media, pihaknya memiliki tim in house untuk memantaunya. “Ada dua admin yang memainkan sosial media kita. Mereka harus intens menjalin komunikasi kepada followers yang siap mengajukan pertanyaan tentang apa saja terkait produk yang kami buat. Hal tersebut dimaksudkan agar komunikasi antara followers dan kami berjalan dua arah sehingga tak menimbulkan miss communication,” pungkas Nizam.




X
Baca Juga