Headline

Raih Digital Popular Brand 2016, Buah Manis Bumiputera Garap Dunia Digital

Raih Digital Popular Brand 2016, Buah Manis Bumiputera Garap Dunia Digital
Ketarangan Gambar :  (Dok. Bumiputera/Bisnisupdate.com)

Bisnisupdate.com, Jakarta - Bumiputera melakukan perubahan serius terhadap komunikasi segmentasi pasarnya, dengan menggunakan digital marketing strategy untuk menyasar segmen anak muda. Agar mampu meng-grab target market tersebut, Bumiputerapun serius memperkuat digital marketingnya. “Jadi kita harus melakukan pendekatan melalui dunia digital kepada mereka. Karena mereka kerap menggunakan media digital untuk menunjang aktivitas kesehariannya,” jelas Ana Mustamin, Direktur SDM & Umum AJB Bumiputera.

Ana menambahkan, karakter pasar yang berbeda, merupakan tantangan tersendiri untuk terus berkembang di masa depan. “Kami masih punya pasar cukup baik, namun challenging market pasar anak muda membuat kami harus berubah lebih digitalize dalam menyasar market anak muda,” katanya.

Untuk masuk ke ranah digital, imbuh Ana, mau tidak mau Bumiputera mengkhususkan dan memfokuskan energi untuk melakukan penetrasi dan maintenance di pasar anak muda. “Karena saat ini eranya sudah mengharuskan kita bermain di sana,” lanjutnya menegaskan.

Lalu seperti apa strategi Bumiputera memperkuat basis digitalnya dan berhasil diganjar penghargaan Indonesia Popular Digital Brand 2016? Ana memaparkan, caranya adalah melakukan pendekatan dengan sudut pandang yang berbeda pada konsumen diberagam keadaan dan tempat. “Karena banyak aspek yang harus dilihat, seperti aspek demografis dan psikografis” katanya.

Misalnya, imbuh Ana,jika ingin melakukan penetrasi pasar pada orang yang hidup di desa (ruler society), maka metode yang lebih pas digunakan dan masih terbilang efektif adalah dengan menyambangi langsung secaraface to face dan melakukan pendekatan emosional. “Dengan cara seperti itu, sekalipun mereka tak mengerti apa yang kita tawarkan, mereka akan membelinya,” jelas Ana.

Tetapi, Ana melanjutkan, cara tersebut bisa jadi tidak tepat bila dilakukan di masyarakat perkotaan. “Mereka bisa terganggu,” katanya. Sedangkan di pasar digital, karakter pasarnya adalah pasar rasional. “Mereka telah membandingkan antara produk satu dan produk lainnya sebelum memutuskan untuk membeli.

“Kita harus memberikan secara rinci apa yang kita miliki kepada mereka untuk meningkatkan awareness produk yang kita tawarkan,” katanya. Adapun jika ingin masuk ke pasar anak muda yang sebagian besar adalah netizen, maka hanya perlu menawarkan produk melalui sarana digital. “PR yang harus kita kerjakan sekarang adalah bagaimana menjaga anak muda agar tetap loyal, dan itu tantangan bagi kita. Karena anak muda sekarang lebih kepada pendekatan rasional,” pungkas Ana.

Di era digital ini hal yang perlu menjadi perhatian penting, menurut Ana, lebih konsen pada kualitas produk. “Saat ini tidak bisa melakukan pembohongan, karena arus informasi begitu transparan,” tutur Ana.

Di mata Ana, media digital hanya saluran komunikasi. “Saat kita memaintain website blog dan platform digital lainnya. Tidak ada yang spesial dari hal tersebut. Semua orang bisa melakukannya. Oleh karena itu, saat kita mau menjual produk di era rasional seperti ini, kita harus memperhatikan kualitas produk, kualitas layanan, tarif yang kompetitif dan lain sebagainya,” lanjutnya.

Setia




X
Baca Juga