Headline

Platform musik Dangdut ini Terus Kukuhkan Eksistensi

Oleh :   Jumat, 24 Februari 2017   Viewer bisnisupdate.com  257 Hits
Platform musik Dangdut ini Terus Kukuhkan Eksistensi
Ketarangan Gambar :  (Foto dok. BU- Ranu Andaru (COO Neo Dangdut) dan Chen LIm (Product Manager)/bisnisupdate.com)

Neo Dangdut, platform musik dangdut pertama di Indonesia yang berharap dapat menghadirkan dangdut dalam wajah baru sehingga dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat dan setiap generasi ini kian eksis dan berkembang.

Bagaiman tidak, brand yang berkembang sejak menjadi lebel recording terutama dangdut  dan digawangi oleh direktur Soneta ini terus merangkul label dan musisi baik raja dan ratu dangdut sehingga platform ini dapat menjadi forum yang menyumbangkan kontribusi positif terhadap perkembangan musik dangdut Nasional.

“Kami melihat market dangdut di Indonesia ini masih sangat bagus, sebab dari itu kita coba untuk mendelevery hal itu sampai ke customer, dari segmented kita mau bikin community dangdut ke level yang next step sehingga lebih modernisasi,” tutur Ranu Andaru Bakti, Founder & Chief Operation Officer PITADOS.

Hal lain yang patut diacungi jempol adalah, karena Neo Dangdut bukan hanya menjadi sebuah platform, namun juga menjadi web based, website, mobile apps dan sosial medianya juga. Tak ayal jika sang founder dan pihaknya tidak lagi menjadikan Neo Dangdut hanya dinikmati konsumen lokal, namun juga nasional bahkan sedang mencoba berkespansi ke Asia Tenggara.

“Targetnya not just local tapi Asia Tenggara. Karena dari beberapa user Neo Dangdut sejak kita lakukan promo  baik secara konvensional maupun digital itu ada juga yang dari Malaysia, Suriname, dan India,” tuturnya.

Pihaknya sangat antusias membawa dangdut untuk lebih ekslusif, lantaran selain memiliki banyak peminat, kehadiran teknologi yang mendukung juga membuat pihkanya semakin agresif untuk meningkatkan fitur agar bisa menjadi bagian dari 246 aplikasi musik International.

“Kita sedang melakukan pengajuan dan berupaya memenuhi syarat kelengkapan fitur seperti menambahkan fitur karaoke, dan fitur lainnya sehingga benar- benar bisa menjadi one stop place dimana pengunjung dapat mengakses informasi terbaru dalam dunia dangdut, mengunggah hasil karya dangdut, streaming video-video spesial dari artis dangdut kesayangan, hingga mengunduh konten digital untuk telepon selular dengan resmi,” ungkapnya.

Semenjak telah melakukan soft launching, pihaknya mengakui telah mendapatakan 40% penjualan melalui digital marketing, namun untuk penjualan dari sisi konvensional justru menurun. Meski dimikian, pihaknya terus melakukan research agar dapat mencapai target sesuai dengan keinginan pangsa pasarnya.

“Kami melakukan pendekatan yang berbeda-beda ya. Pada akhirnya kami selalu melihat animo yang baik dari event, pencarian bakat yang kita buat, kita juga bikin semacam festival dimana kita undang orang untuk berpartisipasi dan langsung kita bikin recording. Sedangkan di digitalnya kita pakai Sosial Media, mekanisme, dan activation,” tambahnya.

Ranu berharapa, kedepannya fitur Neo Dangdut akan lebih lengkap, karena Neo Dangdut sudah berusaha menjadi platform music dangdut yang user friendly, mulai dari akses dan cara pembayarannya. Sehingga, kedepannya ia berharap Neo Dangdut akan menjadikan musik dangdut dan penyanyinya semakin maju!.




X
Baca Juga