Headline

Obat Tetes Mata ini Terus Melaju Lewat Strategi Digital Marketing

Oleh :   Jumat, 20 Januari 2017   Viewer bisnisupdate.com  225 Hits
Obat Tetes Mata ini Terus Melaju Lewat Strategi Digital Marketing
Ketarangan Gambar :  (Produk-produk Insto)

Jika kita membicarakan obat tetes mata, maka kita akan langsung mengingat satu nama, Insto. Ya, produk yang telah diakuisisi oleh Combiphar pada tahun 2014 ini merupakan market leader untuk kategori obat tetes mata. Tak main-main, hingga tahun 2016, Insto mampu merengkuh 50 persen marketshareuntuk pasar obat tetes mata. Artinya, satu dari dua orang yang terkena iritasi pasti memakai Insto

Untuk meraih marketshare yang sedemikian fantastis itu, tentunya ada strategi khusus yang dibuat oleh Insto salah satunya adalah engagement terhadap konsumen di dunia digital. Sudah bukan rahasia umum jika saat ini banyak brand yang menggunakan dunia digial sebagai sarana menarik konsumen. Pasalnya, konsumen sendiri memang sudah banyak beralih menggunakan platform digital untuk mengakses beragam informasi yang mereka butuhkan.

Hal ini pun diamini oleh Weitarsa Hendarto, Vice Presiden Comsumer Healthcare snd Wellness Combihar. Menurutnya, seluruh brand yang bernaung di bawah bendera Combiphar, termasuk Insto, kerap melakukan aktivasi di dunia digital. Pasalnya dengan memainkan duia digital, setiap brand mampu melakukan berbagai kegiatan, entah itu dari sisi campaign, promosi, memberikan informasi dan lain sebagainya selama 24/7. Selain itu, menurut Weitarsa, cost yang dikeluarkan untuk digital media lebih rendah jika dibandinkan dengan melakukan aktivasi lewat medium lainnya. Dan terakhir, lewat digital media, sebuah brand dan konsumen dapat berinteraksi kapanpun dan dimanapun tanpa harus dibatasi ruang dan waktu.

Weitarsa sendiri mengungkapkan semua brand besutan Combiphar sudah melakukan aktivasi di dunia digital sejak 10 tahun lalu. Artinya, mereka memang sudah mempersiapkan hal ini jauh-jauh hari dibandingkan dengan kompetitor di ranah industri farmatical. “Bahkan sejak facebook pertama kali muncul, kami sudah menggunakannya untuk media berinteraksi dengan konsumen. Aktivasi corporate memang lebih efisien jika dilakukan lewat dunia digital,” ujar Weitarsa.

Khusus Insto sendiri, brand yang berdiri sejak puluhan tahun silam ini memang kerap menggencarkan pola-pola engagement di dunia digital. Seperti memainkan gimmick-gimmick kuis, membuat artikel yang mengandung unsur edukasi bahkan memposting beragam video yang sifatnya sangat Informatif. Khusus untuk video sendiri, obat tetes mata ini memang dikenal cukup sering membuat video lewat kanal youtube yang mereka miliki.

Menurut Witarsa, hal tersebut tak lepas dari target Insto yang memang mengincar segmen anak muda untuk memperlebar marketnya. Untuk itu, Insto tampil lebih santai demi menghilangkan kesan mengerikan dari industri pharmaceutical. Selain itu Insto juga dapat dengan mudah ditemukan di dunia digital karena mereka telah membuat campaign yang cukup seksi, yakni #bukamatabukainsto




X
Baca Juga