Headline

Lewat Aktivasi Dunia Digital, Vinilon Rengkuh Awarness yang Signifikan

Lewat Aktivasi Dunia Digital, Vinilon Rengkuh Awarness yang Signifikan
Ketarangan Gambar :  (Marketing Communication Vinilon, Bertony Heryanto)

Selayaknya kebanyakan perusahaan manufacturing, Vinilon Group banyak melakukan aktivasi marketingnya melalui jalur konvensional seperti memasarkan produk secara door to door, beriklan di media massa, billboard dan lain sebagainya. Sementara untuk memperkuat awareness kepada konsumen, Vinilon juga menggunakan media elektronik seperti Radio dan Televisi.

Metode ini pun dinilai cukup sukses, produk-produk VInilon semakin banyak dikenal dan digunakan untuk berbagai proyek-proyek premium milik pemerintah maupun swasta di seluruh Indonesia. Bahkan, produk Vinilon juga telah digunakan di berbagai negara Asia, Australia hingga Afrika.

Ekspansi Vinilon tak sampai disitu, perusahaan yang didirikan sejak tahun 1979 ini juga membangun website sebagai sarana untuk melebarkan sayap sekaligus memberikan informasi corporate kepada masyarakat luas tanpa mengenal lingkup ruang batas dan waktu.

Untuk menopang website, Vinilon juga menjalankan aktivasi lain seperti SMS marketing, email blast maupun berbagai aktifitas melalui sosial media. Kombinasi pelbagai platform tersebut membuat berbagai aktivasi dan interaksi yang hendak disampaikan brand yang berbasis di Cikini, Jakarta Pusat mudah diterima oleh para pengguna dunia digital.

“Kemudahan menggunakan sosial media serta aplikasi analisa tergintegrasi dalam aktifasi digital mempermudah kami dalam memilah target market. Publikasi pesan maupun konten yang kami inginkan juga bisa terukur dari sana,” ujar Group Marketing Manager Vinilon, Bertony Herianto.

Terkait efektivitas pemasaran, Bertony mengungkapkan bahwa email dan sms blast masih sangat ampuh untuk menumbuhkan pencapaian sales secara signifikan, sementara media sosial seperti facebook, twitter dan instagram lebih digunakan untuk mempercepat proses pengenalan brand / awareness dan interaksi dengan konsumennya.

Selain untuk berinteraksi dengan customernya, Vinilon juga menggunakan sosial media sebagai sarana campaign, menyebarkan berbagai konten, dan menyelaraskan berbagai aktivasi offline activation yang dilakukan oleh corporate.

Meskipun demikian, aktivasi digital Vinilon tak selalu berjalan mulus. Meskipun jarang, masih ada beberapa complain dari followers yang tercatat dalam aktivitas sosial media mereka. Untuk menanggulanginya, department QC & QA Vinilon Group siap untuk menindaklanjuti beragam permasalahan yang mungkin terjadi.

“Kami berusaha memberikan yang terbaik bagi konsumen, dibuktikan melalui produk dengan kualitas terbaik, yang secara tak langsung membuat rendahnya tingkat kompalin dari konsumen. Meskipun rendah, bukan berarti kita menutup mata terhadap setiap complain yang masuk. Karena complain merupakan bukti kepedulian konsumen terhadap produk yang kita hasilkan,” ungkap Bertony.

Di tahun 2017 ini, Bertony berharap perusahannya bisa semakin memberikan kontribusi nyata bagi pembagunan negara sekaligus menjadikan brand dan produk vinilon sebagai top of mind di level konsumen. Untuk yang terakhir, Vinilon berkomitmen untuk menggenjot efektivitas semua aktifitas pemasaran, baik melalui media konvensional maupun digital marketing.

Tags

 
 
 



X
Baca Juga