Headline

Kartu Kredit Metal Pertama di Indonesia Ini Siap Rengkuh Kalangan High Affluent

Kartu Kredit Metal Pertama di Indonesia Ini Siap Rengkuh Kalangan High Affluent
Ketarangan Gambar :  (Meri Ui, Unssecured Loan Division Head OCBC NISP saat menerima penghargaan Pertama di Indonesia)

Setiap brand pastinya berkeinginan membuat terobosan baru untuk mendapatkan trust dari konsumennya. Hal tersebut disadari betul oleh OCBC NISP. Bank yang sudah beroprasi sejak tahun 1941 ini meluncurkan produk OCBC Voyage Card, yakni kartu kredit yang diprioritaskan untuk masyarakat kalangan menengah ke atas (high affluent).

“OCBC Voyage Card memang ditargetkan kepada para high affluent yang gemar pelesiran ke luar negeri. Tujuan awal produk ini memberikan inovasi bagi dunia perbankan itu sendiri. Karena selama ini kita melihat, pembuatan kartu kredit umumnya masih menggunakan plastik sebagai bahan dasarnya,” ujar Meri Ui, UI Unssecured Loan Division Head OCBC NISP.

Kesan ekslusif pun sangat terasa pada kartu ini. Pasalnya, OCBC Voyage Card terbuat dari bahan dasar duralumin. Duralumin sendiri merupakan alumunium yang bersifat keras, kuat, dan ringan. Bahkan melalui terobosan ini, OCBC NISP juga mendeklarasikan diri sebagai Bank pertama yang meluncurkan kartu kredit berbahan metal di Indonesia.

Tak hanya mengandalkan ekslusifitas, Voyage Card juga menawarkan berbagai value edit seperti kemudahan seperti layanan premium 24/7 (personal concierge), dari mulai pengaturan perjalanan hingga penyediaan pembelian berbagai kebutuhan retail, dapat dilakukan melalui service ini secara pribadi tanpa harus pergi ke Bandara. Selain itu, Nasabah yang menggunakan Voyage Card juga bisa mendapatkan asuransi perjalanan hingga Rp 10 miliar. Terakhir, mereka juga mampu menikmati akses

layanan premium 24/7 (personal concierge), dari mulai pengaturan perjalanan hingga penyediaan pembelian berbagai kebutuhan retail, dapat dilakukan melalui service ini secara pribadi. Nasabah kartu kredit Voyage dapat menikmati voyage miles yang bisa ditukarkan dengan tiket perjalanan pada full-service ataupun budget airlines sepanjang tahun tanpa mengenal black out date & expiry date untuk berbagai destinasi.

Nasabah juga mendapatkan asuransi perjalanan hingga Rp 10 miliar, mereka juga dapat menikmati akses gratis airport lounge di kota-kota besar di Indonesia dan lebih dari 850 airport lounge di berbagai negara. Beberapa layanan lain seperti airport transfer di Jakarta, Surabaya dan Singapura, medical check-up on call, kemudian regional access di Singapura dan Malaysia.

Sejak diluncurkan pada 19 Januari 2017 lalu, Meri mengungkapkan respon masyarakat terhadap OCBC Voyage Card cukup baik. Hal itu tak lepas dari upaya OCBC yang menerapkan pola promosi Above The Line. Namun, untuk saat ini, Meri mengungkapkan pihaknya masih ingin merangkul nasabah OCBC terlebih dahulu. Menurutnya, nasabahnya memang harus mendapatkan prioritas utama dibandingkan dengan masyarakat secara umum.

Melalui Voyage Card, OCBC ingin meraih setidaknya 10 persen market dari total high affluent yang ada di Indonesia. Untuk merealisasikan target tersebut, Meri beserta pihak terkait mencanangkan rentang waktu selama lima tahun. “Di tahun pertama ini, kami coba untuk membangun awareness terlebih dahulu. Jika awareness sudah terbangun, target yang direncanakan akan mudah untuk digapai,” pungkasnya.

Tags

 
 
 



X
Baca Juga