Headline

Hadirkan Image Baru, Arfa Barbershop Rengkuh Indonesia Digital Popular Brand Award 2016

Hadirkan Image Baru, Arfa Barbershop Rengkuh Indonesia Digital Popular Brand Award 2016
Ketarangan Gambar :  (Arfa Barbershop)

Bisnisupdate.com, Jakarta – Bisnis barbershop atau yang lebih dikenal tukang cukur, memang bukan bisnis baru di Indonesia. Namun, tempat potong rambut yang memiliki konsep memang sangat jarang sekali. Adapun, kali ini Arfa Barbershop muncul dengan menawarkan konsep yang menarik, dan juga beda dari yang lainnya. Tidak butuh lama, penghargaan Indonesia Digital Popular Brand Award 2016 pun diraih.

“Yang pasti kita sangat senang ya, karena ini penghargaan yang sebenarnya kita tidak duga. Karena pada dasarnya kita baru memulai di dunia digital. Tetapi ternyata mendapat respon yang sangat bagus, terbukti dengan mendapatkan penghargaan ini. Padahal kita baru mempunyai website sekitar 3 bulan yang lalu,” ujar Muhammad Arief Fatoni selaku salah satu pendiri Arfa Barbershop. 

Dengan mendapatkan penghargaan ini, Arfa Barbershop justru merasa tertantang untuk melakukan inovasi-inovasi yang baru, bahkan rencananya Arfa Barbershop akan membentuk tim khusus untuk dubia digital marketing. “Yang pasti saat ini setelah mendapatkan penghargaan, ini menjadi sebuah tantangan yang sangat besar bagi kita, mangkanya kita akan secepatnya membuat divisi khusus untuk lebih kuat di dunia marketing. Jadi nantinya akan ada divisinya sendiri,” Jelasnya 

Sementara itu, bisnis yang memiliki sistem digital marketing terbilang masih sedikit sekali. Kendati demikian, tidak dipungkiri di era sekarang memang dunia digital marketing mau tidak mau harus dilakukan oleh para pelaku bisnis, agar bisa lebih leluasa mempromosikan produk-produknya. “Yang pasti ini akan menjadi salah satu media promosi kita, yang selalu berani update tentang informasi-informasi yang dimiliki serta menunjukan bahwa kita ada dan kita punya sistem. Sedangkan bisnis barbershop yang memiliki jejaring dan sistem itu tidak banyak. Apa lagi kita sudah mau menggunakan sistem informasi marketing ini sebagai ujung tombak kita,” tambahnya.

Dengan demikian, target bisnis pun akan lebih jelas dan terarah. Kedepan, Arfa Barbershop rencananya akan membuka lebih banyak gerai lagi. Untuk mendukung hal tersebut, Arfa Barbershop rutin melakukan bisnis review dengan mitranya untuk meningkatkan performa dari gerai masing-masing. Intinya, Arfa Barbershop akan benar-benar fokus terhadap performa dan penekanan biaya, kemudian endingnya dapat meningkatkan margin.

Sebagai informasi, Arfa Barbershop adalah salah satu brand barbershop yang berdiri pada tahun 2007. Saat ini hampir berjalan 9 tahun, dan sudah mempunyai 60 gerai di sekitar Pulau Jawa. Arfa Barbershop memiliki sasaran konsumen masyarakat menengah kebawah, dan mempunyai ciri khusus yaitu dapat terlihat, artinya fisik dari outlet bener-benar dengan mudah untuk dilihat oleh semua masyarakat. “Karena bagaimanapun kita belum bisa 100% menghilangkan image negatif tentang tempat potong rambut. Mangkanya kita membuat desain yang bersih, nyaman, dan menarik,” pungkasnya. 




X
Baca Juga